Optimalisasi Gerakan Muhammadiyah di AUM

0
500

PWMJATENG.COM, TEGAL – Pengajian Ahad Wage tanggal 14 Mei 2017 kali ini bertempat di Kariyawan BTM Margasari sdr Achmadi. Menghadirkan pembicara Ustadz Nurrohman, S.Ag.Selaku Sekretaris PDM Kab Tegal menyampaikan tentang “Optimalisasi Gerakan Muhammadiyah di AUM”.

Satu hal ini yang harus kita pahami dan kita banggakan, karena ini suatu usaha pasti ada masalah dalam gerakannya dan jika tidak mau mengikuti kebijakan Muhammadiyah maka keluarlah. Supaya Muhammadiyah dan AUM tetap berkembang, maka yang diperlukan adalah Internalisasi Nilai-nilai Ideal Muhammadiyah, karena hal ini akan mempengaruhi kesadaran dalam berMuhammadiyah. Misi Muhammadiyah adalah
Menegakkan Tauhid, ketauhidan/aqidah kita harus murni. Terjadi mulai dari awal kehidupan dan akhir kehidupan, hal ini menjadi kegalauan seluruh karyawan (kita tidak mengadakan karena kita meneguhkan tauhid). Tauhid ini adalah masalah dasar.

Penyebaran Islam Berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah Melaksanakan Islam dalam Kehidupan Pribadi/Keluarga/Masyarakat, Khittah sebagai garis, nilai-nilai ideal Muhammadiyah dan aturan yang dibuat untuk semuanya untuk mencapai tujuan (qoidah) Peran Kita, AUM Sebagai Ladang Dakwah, berdirinya AUM adalah untuk mentabligkan iman. Harapannya program-program yang ada pada BTM Artha Surya bisa menjadi media dakwah.

Peran Karyawan dan Peran Pemimpin, kita bicara komitmen atau visi yang ada pada orang tersebut. Ada 3 golongan visi berdasarkan pengalaman Nurrohman, S.Ag Ketika menyampai Tausiah.

Karyawan yang tidak mempunyai visi, dia melakukan sesuatu hanya jika diperintah dan selalu diawali dengan keluhan. Contohnya dalam hal jika ada sampah dia tidak akan mengambil dan membuangnya jika tidak diperintah.karyawan yang visinya setengah hati, dalam hal ini dia jika menyingkirkan sampah menggunakan kakinya dan sudah tahu salah misal nolnya lebih satu dia tidak akan mengoreksinya sebelum disuruh untuk mengoreksi.

Karyawan yang visinya jelas, untuk yang satu ini jelas ketika ada sampah dia langsung mengambil dan menaruhnya di tempat sampah, dan jika sudah tau salah dia langsung mengoreksinya sebelum di tegur. Kalau kita bicara tentang bekerja maka jika kita bekerja secara maksimal maka kita akan diberi (duniawi), lain lagi jika dengan Allah, kalau kita mensyukuri nikmat atas apa yang Allah berikan maka kita akan ditambahkan apa yang kita syukuri.Membangun Sinergi antar Karyawan/Karyawan dengan Pengurus/Majelis dengan Pimpinan, ini merupakan upaya untuk menciptakan satu kesamaan nilai dan hal ini penting dalam membesarkan AUM.

Lakukanlah Optimalisasi Gerakan AUM. Pertama Internalisasi clear, selanjutnya bicara peran. Ikhlas itu betul-betul suatu yang terwujud dan mengarah ke suatu yang baik. Banggalah dengan Muhammadiyah dan BTM Artha Surya. (Azmi -BTM Artha Surya Kab