Musypimwil Aisyiyah Jawa Tengah Dihadiri Gubernur

0
119

PWMJATENG.COM, Magelang – Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Tengah mengadakan Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) II Periode 2015-2020 Sabtu, (4/1/2020). Acara digelar di kampus II Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM). Mengangkat tema dinamika gerakan menebar Islam Berkemajuan.

Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Jepara, Sugiarti. Dirinya hadir bersama 5 pengurus harian Liscorini, Endang Suryowati, Arum Agus Salim, Ana Itikafia dan Umi Kulsum.

Dalam sambutannya, Ummul Baroroh, Ketua PWA Jawa Tengah menjelaskan Aisyiyah harus bisa menjawab tantangan zaman. “Sudah banyak kegiatan yang telah dilaksanakan oleh aisyiyah di Jawa Tengah antara lain di bidang kesehatan, ada Program TB -HIV Care, Safari KB pencegahan kanker serviks, sadar ASI eksklusif dan Pencegahan stunting”
Ujarnya. Selain kesehatan adapula program Aisyiyah di bidang sosial dan lingkungan hidup dan kebencanaan.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Siti Noordjannah Djohantini, ketua Pimpinan Pusat Aisyiyah. Dirinya menyadur apa yang pernah disampaikan oleh ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir pada saat memberikan pengarahan pada acara Milad Aisyiyah 100 tahun di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tempo hari.

“Karakter aisyiyah sebagai gerakan perempuan muhammadiyah pertama aisyiyah memiliki 5 karakter utama” ujarnya. Dirinya menjelaskan Aisyiyah sebagai gerakan islam, kedua gerakan perempuan islam berkemajuan, ketiga aisyiyah memiliki karakter sebagai gerakan sosial kemasyarakatan di akar rumput , keempat aisyiyah sebagai gerakan beramal usaha dan kelima aisyiyah adalah gerakan kebangsaan.

“Lima karakter itu lah yang harus kita mantapkan dalam kehidupan sehari hari sebagai Pimpinan Aisyiyah untuk dapat menjawab tantangan jaman era milineal sekarang ini”, harapnya.

Dalam kesempatan ini Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, titip pesan pada semua peserta. “kepada para ormas masyarakat sekarang sering saya sampaikan, Belajarlah dari Muhammadiyah untuk mandiri”.ujarnya.

Dirinya menambahkan Aisyiyah berkemajuan itu is progresif, addictif, kreatif dan inovatif, pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan seminar yang menghadirkan
Narasumber doktor Imron, dosen UMM. Dirinya memaparkan
tiga cara pengkaderan yaitu memotivasi anak agar bangga aktif di Muhammadiyah, menfasilitasi anak dan story stealing, partisipasi anak diajak ngaji.

Kontributor : Deny Ana I’tikafia (PDA Jepara)