Musthofa: Lewat Ekonomi Produktif, Saudagar Muhammadiyah Mampu Entaskan Kemiskinan

0
559
Bupati Kudus, H Musthofa saat mengisi acara pada pelantikan pengurus Saudagar Muhammadiyah Kota Semarang di Balaikota Semarang, Sabtu (18/2/2017) malam)

PWMJATENG.COM, SEMARANG – Sabtu (18/2/2017) malam dilakukan pengukuhan Jaringan Saudagar Muhammadiyah (JSM) Kota Semarang oleh Ketua Majelis Ekonomi PDM Kota Semarang di Hall VIP Lokakrida lantai 8 Gedung Ikhsan Balaikota Semarang.

Hadir para tokoh-tokoh, di antaranya Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jateng, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang, Wali Kota Semarang, Hasan Toha Putra, Bupati Kudus Mustofa dan tokoh lainnya.

Pelantikan Saudagar Muhammadiyah Kota Semarang

Dalam pidato iftitahnya, Ketua Umum Jaringan Saudagar Muhammadiyah Kota Semarang H Azhar Combo, bertekad akan mendirikan Koperasi Simpan Pinjam Tanpa Bunga dan SuryaMart di 16 Kecamatan di Kota Semarang, di samping itu juga akan dibentuk Jaringan Saudagar Muhammadiyah tingkat kecamatan dan tingkat kelurahan se Kota Semarang. Kita ada 16 kecamatan dan 177 kelurahan, dalam waktu tidak lama akan kita bentuk dan kita kukuhkan.

Acara semakin seru ketika Hasan Toha Putra memberikan orasi bisnis yang sangat memukai para hadirin di mana menurutnya kekuatan ilmu dan harta adalah bagian dari mengisi kehidupan di dunia ini. “Maka keberadaan Jaringan Saudagar Muhammadiyah sangat strategis dan sistemik untuk pergerakan dakwah di kota semarang,” jelasnya.

Acara ditutup dengan tausiyah bisnis dari Bupati Kudus, Musthofa. Di mana, Musthofa menekankan pada betapa pentingnya peran para Saudagar Muhammadiyah, karena pendiri Muhammadiyah adalah saudagar yang juga guru ngaji.

“Selama ini Muhammadiyah dikenal perannya dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial namun bidang ekonomi juga tidak kalah penting,” ungkapnya.

Menurut Musthofa, keberadaan Saudagar Muhammadiyah Kota Semarang dapat mengurangi angka kemiskinan dengan membuka lapangan kerja baru melalui gerakan ekonomi produktif.

Sementara itu, Jumai selaku Ketua Panitia dan sekaligus penggagas adanya jaringan Saudagar Muhammadiyah Kota Semarang, merasa bangga dan senang hati karena respon dan daya pikatnya di Kota Semarang sangatlah tinggi. “Ini dibuktikan antusiasnya para pengurus dari berbagai fokus unit usaha yang terbingkai dalam forum saudagar,” tegasnya.

“Kita sangat berharap kepada semua pihak agar bersama-sama menjadikan Organisasi Jaringan Saudagar Muhammadiyah ini bukan sebagai tujuan utama untuk mencari keuntungan pribadi namun bersama kita maju san bersama kita berkah,” imbuhnya.

Saudar Muhammadiyah Kota Semarang mengusung slogan “ayo sholat dan ayo kita sukses” untuk mensejahterakan Ummat. (raad)