Muktamar 48 Mundur, Muhammadiyah Karanganyar Ambil Langkah Organisasi

0
61

PWMJATENG.COM, KARANGANYAR – Sebagaimana telah diputuskan melalui Tanwir tahun 2020 Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Aisyiyah pada tanggal 19 Juli 2020 secara daring. Salah satu butir putusannya adalah “Muktamar Muhammadiyah 48 dan Muktamar Aisyiyah ke-48 di Surakarta dilaksanakan sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah tahun 2022, setelah pelaksanaan Ibadah Haji dan apabila pada tahun 2021 keadaan benar-benar aman dari segi kesehatan dan aspek lainnya maka dapat dibuka kemungkinan pelaksanaan muktamar tahun 2021, dengan mempertimbangkan maslahat-mudharat dan kemudahan pelaksanaanya”.

Sehubungan tersebut diatas telah diputuskan pula terkait masa kepemimpinan dari pusat hingga ranting, yang akan ditetapkan melalui surat keputusan organisasi.

Menyikapi putusan dan implikasinya, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karanganyar melalui surat nomor 565/III.0/B/2020 tanggal 5 September 2020 tentang Konsolidasi Program Kerja dan Personalia Pimpinan Majelis. Putaran terakhir kegiatan konsolidasi dilaksanakan Jum’at (02/10) bertempat di Aula SMK Muhamamdiyah 2 Karanganyar, salah satu sekolah rujukan Kemendikbud.

“Kegiatan konsolidasi program kerja dan personalia ini dilaksanakan secara bertahap dalam waktu kurang lebih satu bulan yang dimulai tanggal 9 September 2020 hingga terakhir hari ini. Setiap pekannya diadakan dengan peserta dari tiga atau empat majelis/lembag beserta anggotanya yang dipimpin langsung oleh pimpinan dan pleno Daerah Muhammadiyah” Kata Sarilan M. Ali sekretaris PDM Karanganyar.

“Oleh karena masa jabatan pimpinan daerah mengalami perpanjangan, maka majelis dan lemmbaga sebagai unsur pembantu pimpinan juga mengalami perpanjangan. Maka perlu diadakan konsolidasi terkait program kerja dan personalia”. Tambah Sarilan kepada peserta rapat konsolidasi.

Ketua PDM Karanganyar Muh. Samsuri mengatakan jika hasil rapat konsolidasi ini akan dibawa kedalam forum rakerpimda dan akan ditanfidhkan kedalam program kerja”.

“Konsolidasi ini digunakan utk menyusun sekaligus mengevaluasi baik program kerja maupun personalianya. Misalnya terkait personalia, telah diberikan lembar evaluasi jika memang ada yang tidak bisa aktif bisa dilakukan usulan penggantian untuk ditetapkan dengan susunan yang baru”, kata Muh. Samsuri ketika memberikan sambutan pada rapat konsolidasi di Aula SMA MUHI beberapa waktu yang lalu.

Kegiatan rapat konsolidasi diawali dengan pemaparan program kerja yang telah dan masih terlangsung termasuk program kerja yang masih akan direalisasikan, misalnya rencana pendirian Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) di Kabupaten Karanganyar. Adapun program-program kerja yang sudah berjalan seperti Program Wajib Ngaji, Penguatan Bidang Ekonomi, program kegiatan-kegiatan pimpinan, kerjasama liputan TvMU, Kerjasama dengan Radio Suara Mentari yang belum terlaksana. (MPI PDM Kra – JOe).