Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan Bedah Sistem Perkaderan Muhammadiyah (SPM)

0
686
Narasumber Menunjukkan Buku Sistem Perkaderan Muhammadiyah

PWMJATENG.COM, Pekalongan- Majelis Pendidikan Kader (MPK) PDM Kabupaten Pekalongan, pada hari Jumat, 13 Januari 2017, bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah PCM Wonopringgo, menyelenggarakan Bedah Sistem Perkaderan Muhammadiyah. Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan MPK PCM se-kabupaten Pekalongan.

Dalam amanat pembukaan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, yang diwakili oleh bapak Achmat Faesol, wakil sekretaris sekaligus pembina majelis perkaderan, menyampaikan betapa pentingnya perkaderan di Muhammadiyah. Jika dalam siroh Nabi Muhammad, dapat diketahui bahwa Muhammad melakukan perkaderan, tidak hanya untuk generasi muda, namun juga generasi tua, dan sesuai keahlian masing-masing jamaahnya. Sehingga dikenal ada Ali bin Abi Thalib sebagai wujud tokoh muda, Abu Bakar sebagai perwakilan tokoh tua, Usman bin Afwan sebagai representasi saudagar. Maka Muhammadiyah perlu melakukan perkaderan seperti juga, menyeluruh.

MPK PKLGDalam bedah SPM, ketua MPK H. Cahyono, S.Pd., menyampaikan, bahwa saat ini Muhammadiyah harus merevitalisasi perkaderan. Karena kader adalah sumber daya utama untuk kelangsungan persyarikatan. Bedah SPM dilaksanakan dengan tujuan agar MPK PCM memiliki visi yang sama dalam menerapkan perkaderan. Sehingga target perkaderan yang akan dilaksanakan bisa lebih maksimal, baik dari segi kuantitatif maupun kualitatif.

Sebagaimana informasi yang telah diperoleh, sebagai contoh Majelis Dikdasmen, dari sekitar 800 guru dan karyawan Muhammadiyah, pada periode kemarin, masih banyak yang belum pernah mengikuti Baitul Arqam. Karena itu, pada periode sekarang, MPK bertekad melaksanakan Baitul Arqam untuk karyawan/guru sekolah Muhammadiyah.

Sebagai langkah awal, pada bulan Maret, disepakati akan dilaksanakan Baitul Arqam untuk Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-kabupaten Pekalongan di Kajen. Harapannya, PCM-PCM mempunyai frame perkaderan yang sama dengan MPK PDM, dan kemudian siap untuk melakukan perkaderan di cabang masing-masing.