Muhammadiyah Kab Tegal Maknai Halal Bihalal Sebagai Penguatan Nilai – Nilai Sosial Kemanusian

0
266
Ketua PDM Kab Tegal melepas Calon Haji KBIH Muhammadiyah. Pada saat acara Halal Bi Halal Muhammadiyah Kab Tegal

PWMJATENG.COM, Slawi- pimpinan daerah muhammadiyah kabupaten tegal jawa tengah adakan halal bi halal bersama keluarga besar Muhammadiyah se kabupaten tegal dihadiri oleh ma’mun murod al barbasi selaku sekertaris LHKP PP Muhammadiyah, sebagai pembicara. selain itu hadir juga Teguh juwarno selaku dpr ri ketua komisi 6, serta Sudirman Said. pada 1 juli 2018 bertempat di gedung pendopo amangkurat slawi kabupaten tegal. yang dihadiri oleh ribuan jamaah muhammadiyah kab tegal

Arief azman ketua pimpinan daerah muhammadiyah kabupaten tegal menyampaikan alhamdulillah dalam kegiatan halal bihal keluarga besar warga muhammadiyah dan sekaligus pelepasan jamaah haji KBIH Muhammadiyah dan aisyiyah kab tegal. saya berharap dengan adanya kegiatan ini bisa memperat silaturahim antar warga muhammmadiyah kabupaten tegal . dan pada acara kali ini dihaddiri oleh bapak sudirman said . dan teguh juwarno serta mamun murod.

Makna halal bi halal ini adalah sebagai kekuatan untuk mempeerat keharmonisan usai beberapa hari yang lalu bangsa ini serentakan mengadakan pimilihan kepala daerah dan pemilihan gubernur. untuk itu semoga para pemimpin yang terpilih bisa amanah serta siap untuk berlomba lomba kebaikan dan memperjuangkan umat islam. dalam suana halal bilal pimpinan daerah muhammadiyah kab tegal mengjak kepada warga Muhammadiyah untuk kuatkan nilai nilai ibadah , nilai kemanusian sosial , ungkap Arief azman selaku ketua pdm kab tegal.

Menurut Mamun Murod mengatakan , “ Tiga konteksi sebagai makna halal bihalal pimpinan daerah muhammadiyah kab tegal poin penting hdalam konteks halal bihalal peningkatan dalam konteks beribadah yang tidak berhenti , ritual beribadah, mengaplikasi, membumikan nilai nilai sosial kemanusiaan . mengharapkan agar warga muhammadiyah terus mengiplementasi tiga konteks tersebut sebagai wujud nilai ibadah . “ hendra apriyadi