Milad STIKES Muhammadiyah Gombong ke – 19

0
304

KEBUMEN – Diusianya yang ke-19, STIKES Muhammadiyah Gombong makin memantapkan diri sebagai institusi pendidikan kesehatan yang unggul, modern dan Islami. Hal tersebut seperti disampaikan oleh Ketua STIKES Muhammadiyah Gombong, H. Giyatmo, S.Kep.Ns, dalam sambutan acara puncak Milad STIKES Muhammadiyah Gombong ke-19, Minggu (19/6) di halaman kampus STIkES Muhammadiyah Gombong. Giyatno juga menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak atas dukungan dan partisipasi dalam mengembangkan STIKES Muhammadiyah Gombong.
Puncak acara milad tersebut dihadiri oleh Sekda Kabupaten Kebumen, H. Adi Pandoyo, SH. M.Si. Dalam sambutan, Sekda menyampaikan terima kasih kepada STIKES Muhammadiyah Gombong yang telah berperan aktif dalam mencerdaskan dan menyehatkan kehidupan bangsa, khususnya di Kabupaten Kebumen, melalui pedidikan kesehatan, penyuluhan kesehatan reproduksi remaja dan pengabdian kepada masyarakat.
Pada acara milad ke- 19 juga diadakan jalan sehat gratis dan reuni akbar alumnus STIKES Muhammadiyah Gombong, yang ditandai dengan pelepasan balon udara oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kebumen, H. Abduh Hisyam, dilanjutkan pelepasan start peserta jalan sehat oleh Sekda Kebumen, didampingi Ketua STIKES Muhammadiyah Gombong, Ketua PDM Kebumen, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gombong dan BPH STIKES Muhammadiyah Gombong. Jalan sehat diikuti oleh karyawan, mahasiswa dan masyarakat umum diperkirakan 2500 peserta memadati halaman STIkES Muhammadiyah Gombong. Acara jalan sehat tersebut juga dimeriahkan oleh Tim Trabas Motocross Kebumen, pembagian doorprize, bazar, seni tari dan musik band dari anak-anak SMA/SMK Kabupaten Kebumen yang telah berprestasi dalam ajang perlombaan yang diselenggarakan sebelumnya oleh panitia.
Perwakilan Ikatan Alumni STIKES Muhammadiyah Gombong, Anton Prabowo, S.Kep.Ns, yang saat ini menjadi perawat di RS. PKU Muhammadiyah Gombong, menyampaikan kebanggaanya menjadi alumnus STIKES Muhammadiyah Gombong bahwasanya selama kuliah telah banyak mendapatkan ilmu-ilmu yang bermanfaat di bidang kesehatan dan keperawatan, serta pendidikan Islam dan Kemuhammadiyahan. Oleh karena itu, menurutnya hampir sebagian besar alumnus STIKes Muhammadiyah Gombong sudah terserap di dunia kerja pada institusi kesehatan Pemerintah maupun rumah sakit – rumah sakit swasta di seluruh Indonesia. Baru-baru ini, salah satu alumnus STIKES Muhammadiyah Gombong, Agung Mardiana Wahyuni, S.Kep. Ns, mengukir prestasi menjadi satu-satunya perawat Indonesia yang lulus uji kompetensi Keperawatan di Jepang dan mendapatkan peringkat satu dari 300 peserta yang berasal dari beberapa negara. (Fakhrudin/stikes muh gombong)