Menjawab Potensi Ekonomi Keumatan, PDM Karanganyar Dirikan Perusahaan

0
568

PWMJATENG.COM, KARANGANYAR – Masalah ekonomi umat adalah bahasan klasik namun menarik dan kondisi sekarang harus segera digarap sungguh-sungguh. Potensi ekonomi warga Muhammadiyah yang sangat potensial dan begitu hebat khususnya di Kabupaten Karanganyar mendorong Pimpinan Daerah Muhammadiyah setempat untuk segera serius menggarapnya. Pada Rabu (07/12/2016) telah diadakan penandatanganan akta pendirian Perseoran Terbatas (PT) dihadapan notaris Budi Yojantiningrum, SH.

Melalui Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah menginisiasi pendirian sebuah perusahaan yang berbadan hukum dalam bentuk Perseroan Terbatas. Perseroan yang diberi nama PT. Cahaya Bumi Intanpari (CBI) ini diharapkan menjadi sebuah holding company yang akan mewadahi usaha-usaha dibidang ekonomi keumatan yang tentunya bisnis yang belum tergrap melalui Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang sudah ada.

Pada beberapa kesempatan ketua PDM Kabupaten Karanganyar Drs. H. Muh. Samsuri, M.SI., mengatakan bahw besarnya potensi ekonomi khususnya yang ada di Muhammadiyah Karanganyar ini belum tergarap, oleh karena itu pada periode kepengurusan hasil Muktamar 47 ini sudah ditargetkan dan menjadi salah satu program persyarikatan untuk menggarap dengan sungguh-sungguh. Meskipun dalam sejarahnya memang Muhammadiyah Karanganyar punya catatan pernah gagal mengelola bisnis, namun harapannya itu bisa menjadi cambuk dan pelajaran untuk bangkit dan mengelola usaha lebih baik dan hati-hati.

“Tidak ada bisnis yang tidak pernah gagal, kegagalan itu harus menjadi pelajaran yang berharga untuk berhasil pada usaha-usaha lain dan masa yang akan datang” kata Muh. Samsuri.

Perseoraan PT. Cahaya Bumi Intanpari (CBI) dalam pendiriannya tetap menempatkan persyarikatan dalam hal ini PDM Karanganyar sebagai pemegang saham mayoritas dengan penguasaan 51% saham dan yang sisanya adalah 49% akan dijual kepada warga Muhammadiyah yang tentunya dengan persyaratan-persyaratan tertentu. Diharapkan dengan komposisi saham yang mayoritas tersebut kendali perusahaan tetap ada di Muhammadiyah dan arah kebijakan maupun bisnis Muhammadiyah mempunyai peran utama dalam putusannya.

Dalam hal pengelolaannya PT. CBI ini menempatkan unsur pleno PDM Karanganyar sebagai Dewan Komisaris dengan Ketua PDM ex officio sebagai Komisaris utama dengan dibantu oleh delapan unsurpleno PDM yang lain sebagai anggota komisaris eks officio juga. Namun demikian untuk lebih memberikan tanggung jawab dan kesunggungan dalam mengelola perseoraan para pimpina pleno selain sebagai Dewan Komisaris juga mempunyai andil saham secara pribadi sebagai para pendiri. Sedangkan jajaran Dewan Direksi dipilih dari warga Muhammadiyah yang karena alasan profesionalisme dan kemampuannya ditunjuk oleh PDM Karanganyar sebagaai Dewan Direksi. Seperti halnya Dewan Direksi maka untuk lebih memberikan tanggung jawab dan moral yang lebih dalam menjalankan perusahaan Dewan Direksi masuk sebagai jajaran pendiri dan memiliki sahan juga. Harapannya Dewan Komisaris dan Dewan Direksi ini merasa juga memilki perseroaan dan bertanggung jawab atas maju dan tidaknya perusahaan.

Adapun kepemilikan saham 49% yang milik warga Muhammadiyah ini juga dikaitkan agar ada rasa ikut memiliki kepada usaha-usaha perusahaan oeh orang Muhammadiyah, meskipun dalam hal kepemiliknnya ada syarat-syarat terntentu yang harus dipenuhi.

  1. Cahaya Bumi Intanpari (CBI) yang didirikan oleh PDM Karanganyar ini dalam rintisan usaha awal yang akan dikembangkan adalah pabrikasi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang merupakan kebutuhan dasar bagi warga maupun institusi dalam kesehariaanya. Dalam rencana kerja yang sudah dibicarakan akan ada banyak usaha-usaha baru yang akan dibuka dan dikembangkan oleh perseroan yang berkedudukan di Jl. Lettu Mujiono, Temuireng RT 03 RW 12 Kel. Tegalgede, Kec. / Kab. Karanganyar Kode Pos 57714. (MPI PDM Kra – JOe).