Mengisi Pendidikan Ideopolitor IMM, Ketua PDM Kendal : Umat Islam Jangan Diam Saja

0
1083

PWMJATENG.COM, KENDAL – Ketua Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal, H. Muslim Rahmadi mengatakan bahwa umat Islam Indonesia tengah dikepung oleh kekuatan besar yang menghendaki kerobohan umat Islam sebagai penduduk mayoritas.

Hal tersebut disampaikan dalam softlaunching sekaligus edisi perdana Pendidikan Ideologi-Politik-Organisasi (Ideopolitor) Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kabupaten Kendal (PC IMM Kendal) yang digelar di gedung Muhammadiyah Dakwah Center (MDC) Weleri, Sabtu (14/1) malam.

“Orang-orang jahat itu tidak pernah diam untuk merobohkan Islam, sementara orang baik, masih diam saja”, gelisah Muslim.

Untuk itu, lanjut Muslim, umat Islam jangan diam saja dan harus mampu menegakkan dan menjunjung tinggi nilai-nilai ajaran agama Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, apapun profesinya.

“Umat Islam jangan diam saja, bergerak ! Jadilah polisi yang Islami, doktor yang Islami dan sebagainya”, tegasnya.

Dalam materi bertema ‘Tafsir Masyarakat Islam yang Sebenar-benarnya Dalam Konteks Realita Bangsa Indonesia’ tersebut, H. Muslim memberikan penjelasan kriteria masyarakat Islami yaitu masyarakat yang membela agama Allah; memiliki spirit lillah; memiliki wawasan keilmuan yang up to date; ilmu yang amaliah, dan; memahami apa yang menjadi haknya serta tidak merampas hak orang lain.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi PC IMM Kendal, Rifqi Khoirul Anam mengatakan bahwa diadakannya Pendidikan Ideopolitor tersebut dilatarbelakangi oleh hubungan Islam dan negara yang akhir-akhir ini kembali diperdebatkan.

“Kegiatan ini untuk membekali kaum muda perihal hubungan Islam dan negara, baik dari segi ideologis, historis, wawasan hingga terapan, agar dapat memperkuat fungsi dan struktur umat  Islam dalam peranannya terhadap negara” tandasnya.

Lebih lanjut, pemuda yang sedari kecil menempuh pendidikan di sekolah Muhammadiyah tersebut, menjelaskan bahwa edukasi politik serta jejaring yang kuat adalah yang dibutuhkan oleh pemuda Islam saat ini.

Kegiatan yang rencananya akan digelar dwimingguan tersebut dihadiri oleh Kader IMM se-Kabupaten Kendal, Alumni IMM Kendal, serta perwakilan organisasi otonom Muhammadiyah tingkat daerah dan cabang.  (Erka)