MDMC LPB PDM Kendal Gelar Apel HKBN, Dilanjutkan dengan Empat Kegiatan Secara Serentak

0
683
Simulasi penanganan bencana alam mewarnai acara apel Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional ( HKBN ) tingkat daerah Kendal yang disaksikan oleh 1500 peserta dan tamu undangan

PWMJATENG.COM, KENDAL – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Lembaga Penanggulangan Bencana ( LPB ) PDM Kendal menggelar apel Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) tingkat daerah Kendal yang jatuh pada Rabu tanggal 26/4 di lapangan desa Sambongsari, Weleri. Kegiatan tersebut diikuti oleh 1500 peserta lebih yang terdiri dari siswa – siswi SD/MI, SLTP dan SLTA Muhammadiyah se Kacamatan Weleri, dan tamu undangan, antara lain Wakil Bupati Kendal, Masrus Masykur, BPBD Kabupaten Kendal, Dinas Lingkungan Hidup, Muspika Kecamatan Weleri, jajaran PDM Kendal, PCM Weleri, Guru Muhammadiyah se Kec. Weleri, dan Ortom daerah dan Cabang Weleri.  Bertindak sebagai inspektur apel, wakil ketua PDM Kendal, Drs. H. Abdullah Sachur, M.Pd, perwira apel, Puji Lestari, dan pemimpin apel Budiyono.

Dalam apel dibacakan ikrar kesiapsiagaan bencana oleh inspektur upacara yang ditirukan  seluruh peserta apel, dilanjutkan dengan pengukuhan 30 siswa tanggap bencana MDMC Kendal dan sekolah/madrasah aman bencana oleh Wakil Bupati Kendal.

“ Selamat atas siswa Muhammadiyah yang kami kukuhkan sebagai siswa tanggap bencana. Laksanakan tugas-tugas sosial kemanusiaan dengan sebaik-baiknya, dan tingkatkan rasa kepedulian kalian kepada sesama ketika musibah terjadi “ kata Wakil Bupati Kendal.

HKBN dilatarbelakangi 10 tahun ditetapkannya undang-undang No.24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana yang jatuh pada tanggal 26 April 2017.

Pengukuhan Siswa Tanggap Bencana oleh wakil bupati Kendal, ketua dan sekretaris PDM Kendal ditandai dengan pemakaian rompi.

“ Apel hari kesiapsiagaan bencana nasional diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia dengan mengusung tema ‘ Siap Untuk Selamat “  dan diikuti oleh sejuta pelajar Muhammadiyah sebagai wujud komitmen Muhammadiyah dalam membangun kesiapsiagaan warganya dalam menghadapi bencana “ demikian kata ketua panitia apel HKBN tingkat daerah Kendal, Abdul Malik, S.Pd. Menurut beliau, dalam HKBN di Kendal tahun ini terdapat beberapa rangkaian kegiatan yang telah disiapkan. “ Paling tidak ada empat kegiatan yang mewarnai HKBN tahun ini, yaitu resik-resik sungai Kartini di desa Sambongsari, Weleri, penanaman 1500 pohon trembesi dan mahoni di dukuh Cebak, desa Surokonto Wetan, Pageruyung, Kendal, simulasi penanganan bencana kebakaran dan workshop siswa tanggung bencana di SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo, Kendal “ jelas Malik.

Ketua LPB PDM Kendal, Moh. Hafiedz, A.Md ketika ditemui pwmjateng.com usai kegiatan apel mengatakan, MDMC adalah bagian dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang tahun ini untuk HKBN diinisiasi oleh MDMC dan diharapkan seluruh rangkaian kegiatannya dapat berjalan dengan lancar.

“ Agar HKBN dapat berjalan dengan baik kami melibatkan seluruh kekuatan Ortom Muhammadiyah Kendal, terutama IPM untuk bersama-sama melakukan kegiatan yang telah kami persiapkan “ kata Hafiedz. Dijelaskan, dipilihnya IPM sebagai garda depan dalam HKBN tahun ini karena ada MoU antara PP Muhammadiyah dengan PP IPM. “ Ada keterlibatan langsung IPM, yaitu pelajar turun tangan dalam penanggulangan bencana, sebagaimana yang tetuang dalam MoU tersebut “ ujarnya. Ditambahkan, upaya pengurangan resiko bencana melalui pelatihan kesiapsiagaan pelajar Muhammadiyah harus ditingkatkan dan bisa disosialisasikan ke seluruh warga sekolah untuk terciptanya madrasah/sekolah aman bencana. (A.Ghofur/MPI Kendal)