MDMC Jateng Ikut Terlibat Evakuasi Korban Heli Basarnas Jatuh di Temanggung

0
1023
Para relawan, TNI,Polri, BPBD, Sarda Klaten,dan semua pihak, ikut memenuhi masjid AAM, Sidorejo, Klaten, melakukan shalat ghaib.

PWMJATENG.COM, TEMANGGUNG –  Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah/ Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah ikut terlibat dalam evakuasi korban heli jatuh Badan SAR Nasional (Basarnas)  di Bukit Muntung, Gunung Butak, Dusun Canggal Bulu, Desa Canggal Kecamatan Candiroto, Temanggung, Minggu (2/7/2017).

MDMC Jateng ikut menerjunkan personel SAR Muhammadiyah selama operasi berlangsung. Mereka berasal dari Wonosobo, Temanggung dan Kendal.  “Jumlah yang diterjunkan sebanyak 11 personel”, kata Ketua LPB PWM Jateng, Umam, Senin (3/7/2017).

Personel tergabung dalam dalam 9 SRU (search rescue unit) yg dibentuk Basarnas.  Ikut bergabung tim medis PKU Muhammadiyah Temannggung dan mengantarkan jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang.

Dari hasil identifikasi berdasarkan medis dan properti berikut delapan nama-nama crew yang gugur dalam melaksanaksanakan tugas :

  1. Sar TMG 001 : Catur Bambang Sulistyo
    2. Sar TMG 002 : Budi Resti
    3. Sar TMG 003 : Solih
    4. Sar TMG 004 : M Affandi
    5. Sar TMG 005 : Hari
    6. Sar TMG 006 : Budi Santoso
    7. Sar TMG 007 : Nyoto
    8. Sar TMG 008 : Hariyanto

Umam  mengimbau relawan Muhammadiyah menggelar shalat ghaib bagi yang tidak bisa takziyah.

“Evakuasi jenazah korban heli Basarnas yang  jatuh sudah selesai dilakukan terhitung pukul 01.30 WIB. Operasi evakusi korban selesai dini hari ini dan pagi hari dilanjut evakuasi puing-puing heli oleh aparat polisi dan TNI. Tim MDMC bergeser pulang,” beber Umam.   (aji, sumber: LPB PWM Jateng )