Maria Anna Muryani : Kunci Sukses Untuk Membuka Komunikasi Dengan Senyum Ikhlas

0
715
Hj.-Maria-Anna-Muryani-SHMH-bendahara-Majelis-Tabligh-PWA-Jateng-saat-menyampaikan-pencerahan-pada-pelantikan-PCM-PCM-dan-PCPM-Singorojo

PWMJATENG.COM, KENDAL – Komunikasi sebagai cara menyampaikan keinginan hati kepada orang lain agar apa yang disampaikan dapat diterima dan mendapat respon positif, dan komunikasi kita bisa dinilai sukses perlu kiranya dibuka dengan senyum ikhlas. Jika agama lain mengajarkan senyum kasih yang bisa mengecoh saudara kita, maka dalam Islam senyuman dengan menampakkan muka manis di hadapan manusia merupakan salah satu bentuk akhlaq mulia.

Seulas senyum yang disunggingkan kepada seseorang setara dengan nilai ibadah. Demikian kata bendahara Majelis Tablig PWA Jawa Tengah, Hj. Maria Anna Muryani, SH, MH ketika memberikan pencerahan pada pelantikan PCM dan PCA Singorojo Ahad (9/4) di halaman Masjid Attaqwa Ngareanak, Singorojo, Kendal.

Menurut beliau, Islam itu komplit, termasuk didalamnya mengajarkan kepada kita untuk murah senyum kepada siapapun yang kita temui dan senantiasa menebarkan senyum, karena Islam disebarkan dengan kasih sayang. “ Mestinya kita kepada sesama muslim murah senyum, tetapi kadang kita penit senyum “ ujar Anna Muryani yang juga dosen Fakultas Syari’ah jurusan Muamalah UIN Wali Songo Semarang.

Di hadapan anggota dan pimpinan Muhammadiyah, perempuan kelahiran 1962 itu juga membagikan kisah perjalanan rohaninya, dari Katolik menuju Islam. “ Saya pernah bercita – cita menjadi biarawati, tetapi belum kesampaian. Saya tidak asing dengan kehidupan biarawati, karena dekat dengan mereka. Sejak TK sampai SMA berpendidikan di perguruan Katolik, dan selama itu akrab, bergaul dengan biarawati baik di sekolahan maupun di asrama. “ ungkapnya.

Wakil Sekretaris PDM Kendal, H. Moh.Antono. SE. Dip.Kmd saat melantik PCM,PCA dan PCPM Singorojo, Kendal

Di bagian lain dosen mata kuliah hukum perdata tersebut mengajak dalam berdakwah harus lebih pandai dari agama lain. “ Jika agama lain mengajak dengan permen, coklat, bantuan modal, dan kesenian, mestinya kita bisa memberi lebih dalam berdakwah “

Prosesi pelantikan tersebut diawali dengan pembacaan Surat Keputusan, dilanjutkan dengan pelantikan oleh wakil sekretaris PDM Kendal, H. Moh. Antono, SE, Dip.Kmd. Mereka yang dilantik adalah jajaran pimpinan cabang Muhammadiyah, Aisyiyah dan Pemuda Muhammadiyah Singorojo sebagai salah satu hasil keputusan Musycab bulan Januari lalu. Adapun ketua ketua PCM Singorojo adalah Rubiyadi, S.Ag, ketua PCA , Rahmanah Joko Utoyo, dan ketua PCPM adalah Syaiful Haque.

Rubiyadi yang menjabat ketua PCM untuk kedua kalinya menyadari bahwa Muhammadiyah di Singorojo terbilang kecil, tetapi tidak boleh kecil hati. “ Belum banyak Amal Usaha Muhammadiyah di Singorojo yang kami miliki, baru ada 2 masjid, dan satu TK Aisyiyah yang baru berdiri beberapa tahun. “ kata Rubiyadi, “ namun demikian “ lanjutnya “ kami mendapat wakaf tanah pertanian kurang lebih ½ hektar yang sekarang kami tanami 500 pohon sengon sudah berumur satu tahun “ kata Rubiyadi yang disambut syukur Alhamdulillah oleh jamaah yang hadir.

Sedangkan wakil sekretaris PDM Kendal meminta kepada pimpinan baru untuk berorganisasi secara tertib sebagai salah satu ciri Muhammadiyah. “ Segala sesuatunya di Muhammadiyah wajib teratur, rapi dan tertib, karena tertib itulah Muhammadiyah disebut sebagai organisasi modern dan berkemajuan “ kata Antono.

Kegiatan pelantikan pimpinan ditutup dengan penyerahan tanah wakaf secara simbolis dari Bapak Suja’i kepada Muhammadiyah yang diterima oleh H. Moh. Antono. (Agung Prakuso/MPI Kendal)