Majelis Ekonomi Muhammadiyah Purworejo Fasilitasi UMKM Pengrajin Tempe

0
487

 PWMJATENG.COM, PURWOREJO – Upaya menggeliatkan ekonomi dalam Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Majelis Ekomomi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Purworejo fasilitasi kegiatan Pelatihan Manajemen UMKM Pengrajin Tempe di Desa Sidorejo, dimulai pada (9/6/2017) bertempat di kantor PKK Desa Sidorejo. Acara ini bekerjasama dengan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Purworejo.

Dedi Runanto, MM., Sekertaris Majelis Ekonomi PDM Purworejo mengunggkapkan “Adanya fasilitasi UMKM ini sebagai bentuk pendampingan terhadap usaha mikro kecil menengah dengan bergerak bersama LAZISMU sebagai bentuk pemberdayaan kelompok usaha terhadap masyarakat. Fasilitasi ini segaligus bentuk penyelarasan progam pelatihan menajemen kelompok usaha bersama (KUBE) yang dilakukan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Purworejo.,”Ungkapnya

“Kami memilih desa Sidorejo sebagai tempat fasilitasi UMKM karena desa ini penduduknya belum dikatakan sejahtera. Maka dengan melihat permasalahan ini, Majelis Ekonomi bekerjasama dengan dinas terkait mencoba mengembangkan potensi desa Sidorejo diantaranya produksi temepe, usaha parut, dan pembuatan besek. Namun dalam hal ini kami memilih mengajukan produksi tempe sebagai produk unggulan yang harus di fasilitasi dengan baik,” ungkapnya.

Hal ini mendapat apresiasi penuh dari Dinas KoperasI, UKM dan Perdaganngan Kabupaten Purworejo, seperti yang dikatakan Dra. Suhartini, MM., sebelum membuka secara resmi pelatihan “Kegiatan fasilitasi ini sebagai bentuk meningkatkan sumberdaya manusia sekaligus sebagai pemanfaatan sumber daya alam, apalagi dengan produksi tempe yang tentu saja menjadi makanan faforit dalam masyarakat,” jelasnya.

Selain menfasilitasi kegiatan pelatihan menajemen UMKM, Majelis Ekonomi Muhammadiyah Purworejo juga menyerahkan uang pembinaan terhadap kelompok usaha bersama senilai Rp. 2.000.000,-. Acara fasilitasi ini berlangsung selama empat hari dimulai sejak Selasa-Jum’at, 6-9 Juni 2017 diikuti sekitar 20 lebih peserta desa Sidorejo, Purworejo. (AKHMAD MUSDANI)