Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah Sebut OlympicAD VI di Semarang Cetak Rekor

0
191

PWMJATENG.COM, SEMARANG – Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah Baedhowi menyebut Olimpiade Ahmad Dahlan (OlypicAD) VI yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) mencetak rekor tertinggi dibanding OlympicAD sebelumnya.

Hal ini dilihat dari banyaknya peserta yang mencapai 7.075 orang. Selain itu, pada pembukaan OlympicAD juga meriah karena dibuka dengan Jateng Bermunajat di Alun-Alun Simpang Lima Semarang. Puluhan ribu warga Muhammadiyah di Jawa Tengah hadir hingga membuat jalan di kawasan Simpang Lima macet.

“Mudah-mudahan OlympicAD tahun ini menjadi pelajaran untuk kita semua bagaimana menyelenggarakan acara dengan sukses, dimulai dengan pembukaan di Simpang Lima,
dan ini merupakan rekor OlympicAD terbesar selama ini,” ujar Baidhowi dalam sabutan penutupan, Senin (28/10/2019) malam.

Baedhowi bersukur acara berjalan lancar. Diapun mengaku bangga.

“Saya bangga. saya rasakan sejak kegiatan baru dimulai, karena pak Tafsir menunjuk Unimus sebagai tuan rumah, saya bangga karna Rektor Unimus sangat bersemangat dan beliau langsung mengecek persiapan-persiapan penyelenggaraan. Saya juga bangga dengan ketua Dikdasmen PWM Jateng mulai persiapan hingga selesai, dan saya juga bangga dengan ketua panitia yang sudah melaksanakan dengan baik,” papar Baedhowi.

Menurut Baedhowi, penyelenggaraan OlympicAD sesuai dengan perkembangan zaman milenial karena pelaksanaan dilaksanakan dengan menggunakan sistem yang sudah bagus. “Selamat untuk suksesnya acara OlympicAD,” imbuhnya.

Selaku Dikdasmen Baedhowi mengapresiasi setinggi-tingginya kepada PWM Jawa Tengah karena dapat melaksanakan dengan tepat waktu. Menurutnya OlympicAD merupakan ajang pesta untuk meraih prestasi. Dengan prestasi, maka dapat menjadi tolak ukur prestasi yang ada.

“Saya juga berharap kemajuan Muhammadiyah di Pulau Jawa bisa ditularkan dan dipelajari oleh daerah di luar Jawa,” imbuhnya.

Baedhowi juga berharap bahwa Silatnas Majelis Dikdasmen yang diselenggarakan di sela-sela OlympicAD dapat memberikan semangat baru semangat baru dalam mengelola pendidikan yang lebih baik.

“Tolong pengalaman yang diperoleh dari OlympicAD agar ditularkan kepada yang lain dan yang belum juara agar terus bekerja keras,” tutupnya. []