Majelis Dikdasmen Lantik FKKS SD/MI Muhammadiyah Jateng

0
59
Majelis Dikdasmen Lantik FKKS SD/MI Muhammadiyah Jateng
Ketua Majelis Dikdasmen Dr. Iwan Junaedi melantik FKKS SD/MI Muhammadiyah Jateng, disaksikan langsung oleh Ketua PWM Jateng Drs. Tafsir, M.Ag

PWMJATENG.COM, SEMARANG – Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) SD/ MI Muhammadiyah Jawa Tengah resmi dilantik oleh Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, pada hari Ahad (27/9).

Acara Pelantikan digelar secara Luring dan daring melalui aplikasi Zoom, yang disiarkan secara langsung di Kantor PWM Jawa Tengah.

Hadir secara luring, Ketua PWM Jawa Tengah Drs. KH. Tafsir, M,Ag, Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PWM Jateng Dr. teguh Hadi Prayitno, serta Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jateng Dr. Iwan Junaedi beserta para jajarannya.

Dengan disaksikan langsung oleh Ketua PWM Jateng,  Ketua Majelis Dikdasmen Dr. Iwan Junaedi resmi melantik  sejumlah 21 Kepala Sekolah secara daring dan luring.

Majelis Dikdasmen Lantik FKKS SD/MI Muhammadiyah Jateng
Peserta daring

Kepala sekolah merupakan kader pilihan Muhammadiyah. Oleh karena itu, jadikan untuk memajukan Sekolah Muhammadiyah. Sekolah jangan sampai terjebak pada putaran rutinitas saja tapi harus mampu membuat putaran kreativitas dan tajdid. “Hal tersebut disampaikan oleh Ketua PWM Jateng Drs. KH. Tafsir, M.Ag ketika memberi sambutan”.

Selain itu, Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jateng Dr. Iwan Junaedi menyampaikan bahwa tujuan dari forum FFKS ini agar para kepala sekolah pada masing masing bidang mempunyai sinergi sehingga sekolah bagi yang belum maju bisa mengikuti sekolah yang sudah maju, mandiri dan unggul. Sehingga forum ini sangat penting untuk saling berbagi  pengalaman dan menjadikan sekolah Muhamamdiyah di Jateng lebih berkemajuan dan unggul.

Lebih lanjut, Usai pelantikan, Ketua FKKS SD/MI Muhammadiyah Jateng Ustadz Pamuji Raharjo,S.Pd M.Pd menyampaikan, bahwa setelah dilantik FKKS SD/MI Muhammadiyah Jateng mempunyai beberapa program yang akan dilaksanakan hingga dua tahun kedepan, diantaranya membantu sekolah muhamamdiyah dalam pengembangan mutu, kualitas dan kuantitas. Serta berkunjung ke sekolah Muhammadiyah yang masih tertinggal dengan memberi motivasi dan berbagi tentang bagaimana cara pembelajaran yang inovatif dan kreatif. (it)