Mahasiswi Jouchi University Jepang Mengajari Origami di SD Muhammadiyah Sudagaran

0
1603

PWMJATENG.COM, WONOSOBO – Inovasi pembelajaran memang seharusnya dilakukan agar tidak terjadi kejenuhan dalam kegiatan belajar mengajar, termasuk salah satu puncak dari pembelajaran tematik adalah mengundang narasumber langsung sebagai sumber belajar peserta didik.

Senin, 27 Februari 2017 SD Muhammadiyah Sudagaran Wonosobo mengundang native teacher dari Jouchi University Jepang. Ayame Endo mahasiswa semester I di Universitas yang terletak di Tokyo Yotsuya Jepang sedang mengadakan program Volunteer untuk mengenalkan kebudayaan Jepang di dunia. Di program yang mempunyai waktu 3 minggu ini Ayame Endo berada di SMA Muhammadiyah Wonosobo, dan ia juga menginap di salah satu siswa yang berdomisili di Gondang Kertek.

2802-ayame-42802-ayame-2

Sekolah yang dikenal dengan Creative School di Wonosobo ini memanfaatkan momen untuk mengajak mahasiswi tersebut berkunjung ke sekolahnya untuk mengenalkan Kebudayaan jepang seperti penulisan kaligrafi jepang atau yang dikenal Shodoserta seni melipat kertas Origami.

Pagi itu setelah upacara bendera siswa dikejutkan dengan seseorang berwajah oriental berpakaian Kimono pakaian khas Jepang menyapanya, berkenalan dan bercerita tentang negaranya. Kemudian ada beberapa siswa yang maju kedepan untuk bertegur sapa menggunakan sedikit bahasa Jepang. Tampak wajah gembira dari Ayame Endo melihat aktifnya siswa-siswi SD Muhammadiyah Sudagaran dalam menyambut tamu. “ Konichiwa ” sapa Rizyk siswa kelas 4 dan menanyakan tentang sedikit profilnya kepada Ayame. Tak kalah juga siswi kelas 5 Jovanka bertanya dengan bahasa Jepang yang membuat Ayame kagum dengan pelafalan dan kosakatanya.

2802-ayame-62802-ayame-5

Dilanjutkan dengan masuk di kelas 3 Ath Thariq untuk belajar origami, dan anak-anak sangat menikmati suasananya karena diajari langsung oleh seorang guru dari Jepang. Kemudian dilanjuktan dengan demonstrasi memasak ala Jepang, Ayame membuat Teriyaki Sushi di depan anak-anak.

2802-ayame-4Kepala Sekolah Sukaryo, S.Pd.I menyampaikan “sangat bersyukur ternyata sekolahnya dikunjungi oleh mahasiswa dari Jepang yang ada di Wonosobo”. Untuk relasi dengan Jepang sebetulnya sekolah ini telah lama menjalin kerjasama dengan Tottori University of Japan beberapa tahun lalu. Diharapkan ke depan akan selalu ada inovasi pembelajaran dan terobosan pendidikan sehingga mampu memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan di Indonesia. (NRA/MPI)