Lutfi Ahyani Akhirnya Nahkodai PDPM Kendal 2019-2023

0
123
NAHKODA BARU. H.Lutfi Ahyani, S.Pd ketua PDPM Kendal periode 2019 - 2023 siap menjadi nahkoda, mengantarkan organisasi Pemuda Muhammadiyah Kendal lebib baik dan mandiri. (foto dok: lutfi)

PWMJATENG.COM, KENDAL – Perhelatan Musyawarah Daerah (Musyda) Pemuda Muhammadiyah Kab. Kendal Periode Muktamar XVII yang berlangsung 31 Agustus – 1 September 2019 di Singorojo telah berakhir . Beberapa kebijakan organisasi telah diputuskan di meja permusyawaratan tertinggi tingkat Daerah. Salah satunya adalah disahkannya hasil sidang tim formatur yang memutuskan Lutfi Ahyani sebagai ketua PDPM Kendal periode 2019-2023.

Dalam agenda pemilihan anggota formatur terdapat 45 calon, dan setiap peserta Musyda memilih 13 calon yang tersedia. Di penghitungan suara pemilihan calon formatur sebagai berikut; Heri Sofyan Saputra 156 suara, Lutfi Ahyani 149, Siswoyo 139, Budiyono 136, Tamari 131, Shobaril Yuliadi 130, Taufiq Hidayat 123, M. Safrudin 122, Fahrudin Hidayat 121, Dedy Slamet Riyadi 119, Rokhim 104, Wahyu Agus Yulianto 73, dan Heru Nugroho 71.

Hary Sofyan Saputra sebagai peraih suara terbanyak menyatakan tidak bersedia sebagai ketua PDPM Kendal.

“Tanpa mengurangi rasa hormat kepada PDPM Kendal, saya sedang diberi amanah sebagai direktur lazismu Daerah Kendal dan harus fokus. Kita percayakan kepada mas Lutfi sebagai ketua PDPM Kendal untuk 4 tahun ke depan” kata Hary di tengah-tengah sidang tim formatur pada Ahad (1/9).

Sosok Lutfi Ahyani, memang jauh-jauh hari sudah digadang-gadang untuk menggantikan Akhmad Sulkhan, ketua PDPM Kendal yang telah habis masa jabatannya. Lelaki kelahiran 13 Oktober 1981 itu dipandang memiliki kemampuan manajerial bagus untuk menahkodai PDPM Kendal 4 tahun kedepan.

“Beliau senior dan kami nilai mampu membawa PDPM Kendal ke depan lebih baik” ujar Akhmad Sulkhan.

Bagi Lutfi, bermodalkan pengalaman di IPM dan Pemuda Muhammadiyah yang anggotanya memiliki visi dan missi sama, yaitu memposisikan diri sebagai kader persyarikatan, kader ummat, dan bangsa dinilai cukup untuk membawa PDPM Kendal lebih mandiri.

“Pemuda Muhammadiyah harus lebih mandiri dalam melaksanakan tugas dan mengambil keputusan sebagai bentuk komitmen dalam berdakwah. Menggembirakan Dakwah Islam  artinya ; Muhammadiyah sebagai gerakan Islam dan Pemuda Muhammadiyah adalah kader Muhmmadiyah, maka ruh Pemuda Muhammadiyah adalah dakwah amar ma’ruf nahi munkar, untuk dakwah Pemuda Muhammadiyah harus mempunyai kompetensi yang baik dalam beragama Islam baik pemahaman dan aplikasinya karena harus menjadi uswah hasanah, sedangkan untuk nahi munkar yaitu adanya “watawashoubil haaqi watawashobis shobr” saling menasehati baik sesama kader ataupun yang lain, dan itu semua dilakukan dengan gembira dan santun” bebernya.

Terkait peran pemuda Muhammadiyah di Kendal, suami dari Retno Dwi Rakhmawati itu  mengajak kepeda seluruh komponen masyarakat bersinergi dalam membangun daerah Kendal.

PDPM BARU.Jajaran PDPM Kendal periode 2019-2023 foto bersama usai sidang formatur (foto dok sulkhan)

“Dalam bidang ekonomi, pemuda perlu menyesuaikan dan menjadi pelaku dalam menghadapi laju perkembangan teknologi dalam ekonomi, seperti jual beli on line, trasportasi on line dll,  maka pemuda harus menguasainya dengan inovasi dalam berbisnis yang didukung dengan teknologi  terutama IT. Di bidang kebangsaan dan politik, Pemuda Muhammadiyah Kendal berkomitmen untuk  menjaga kerukunan dan kedamaian, setia dengan Trilogi Kokam, menjaga ukhuwah Islamiyah, merawat NKRI, dan menggembirakan Kemanusiaan. Pemuda Muhammadiyah wajib menjaga ukhuwah Islamiyah, kerukunan sesama umat Islam tanpa membedakan golongan, mazhab dan khilafiyah dengan menghilangkan ashobiyah, fanatik golongan secara buta” jelasnya.

Ditambahkan, Pemuda Muhmmadiyah sebagai salah satu OKP di Kabupaten Kendal akan ikut serta dalam pembangunan di Kabupaten Kendal terutama dalam bidang kemandirian ekonomi, sosial, kebangsaan dan politik. Dan yang terpenting bahwa Kendal yang dikenal dengan mottonya Kendal Beribadat,  menjadi kabupaten yang beribadat, artinya warga Kendal yang religius dan mempunyai akhlak yang baik, sesuai dengan cita-cita Muhmmadiyah, yaituMasyarakat Islam yang sebenar-benarnya baldatun thoyyibatun wa rabbun ghofur.

Lutfi Ahyani yang kesehariannya sebagai salah satu guru di SMA N 1 Pegandon menerangkan  tentang Pemuda Muhammadiyah  sekarang  adalah gambaran masyarakat masa depan. Jika pemuda sekarang baik, maka masyrakat kedepan juga baik, tapi jika pemuda sekarang rusak maka masyarakat ke depan juga rusak. Jika kita ingin Kabupaten Kendal baik maka ciptakan pemuda yang sekarang ini baik, indikatornya pemuda sekarang harus mempunyai kualitas moral dan pengetahuan yang baik serta berani mengkritisi kebijakan yang kurang baik (Fur/MPI Kendal)