Luar biasa, Jamaah Subuh Berjamaah yang di Prakarsai Takmir Masjid Alfalah Dapat Menggerakan seluruh warga Sragen

0
1645

PWMJATENG.COM, SRAGEN – Dini hari Pukul 03.00 WIB di Masjid Raya Alfalah Sragen sedikit demi sedikit jamaah berdatangan dari seluruh penjuru Kota Sragen untuk menghadiri Gerakan Sholat Subuh Berjamaah yang di pelopori oleh takmir Masjid Raya Al-Falah Sragen.

img-20161212-wa0024

Gerakan Subuh berjamaah ini di laksanakan demi menyambut Himbauan GNPF-MUI Jakarta untuk terus menumbuhkan Semangat 212 yang berkobar di Monas 2 Desember Silam. Acara Sholat Subuh berjamaah ini di hadiri Wakil Bupati Sragen Bapak Dedi Irianto, Ketua PDM Kabupaten Sragen Bapak Abdullah Afandi, M.Ag, Sekretaris NU, Ketua MUI Kab Sragen dan Alim Ulama lainnya.

Jamaah sholat subuh yang hadir pagi ini sungguh diluar perkiraan panitia. Amir Anshori salah satu takmir masjid mengatakan bahwa Kurang lebih 2800 jamaah memadati Masjid Raya Alfalah. Kapasitas Masjid sekitar 1500 jamaah tidak sanggup menampung antusias warga untuk ikut bergabung dalam sholat Subuh Berjamaah.

img-20161212-wa0034

Setelah melakukan Sholat subuh kemudian Bapak Wakil Bupati memberikan sambutan. Dalam sambutannya menegaskan gerakan subuh berjamaah ini tidak berhenti disini saja, tapi terus berlanjut subuh berjamaah di masjid terdekat setiap hari. Melengkapi sambutan dari wakil bupati bapak Abdullah Afandi M.Ag selaku ketua PDM Sragen mengharapkan Sholat subuh berjamaah ini bisa menjadi penggerak untuk terus sholat berjamaah di sholat wajib lainnya. Setelah sambutan-sambutan lainya kemudian Ustadz DR. Muh Mu’inudinillah Basri, MA memberikan tausyiyah yang menggetarkan hati seluruh jamaah subuh. Dalam tausyiyahnya menekankan bahaya Komunis yang mengancam NKRI dan menyikapi Penistaan Agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Kemudian acara ini di tutup doa yang dipimpin Ustadz Taufiqurahman S.Kom dan pembagian doorprise. Yang mendapat doorprise utama Umroh Gratis yaitu Ibu Awalina dari Gondang Kabupaten Sragen. Doorprise umroh ini dipersembahkan oleh Pengusaha Properti Muslim Sragen Bapak Muhammad Zainuri.