Liga HW 1 PCPM Weleri Resmi Dibuka, Diikuti 24 Klub

0
168
Penyerahan piala Liga HW 1 oleh Bupati Kendal diwakili Setda kepada PP Pemuda Muhammadiyah diwakili oleh ketua bidang Olahraga, Seni dan Pariwisata

PWMJATENG.COM, KENDAL – Liga Hizbul Wathan ke 1 Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Weleri, Kendal 2019 resmi dibuka oleh Setda Kab.Kendal, H.Moh. Toha mewakili Bupati Kendal Mirna Annisa, Selasa (15/10/2019). Pembukaan Liga HW ditandai dengan permainan oper bola oleh Setda Kendal dengan wakil ketua PDM Kendal, H. Yusuf Darmawan, Ketua PCM Weleri, H. Ali Mu’zi, ketua panitia, Kasmani, dan ketua Seni Budaya Olahraga dan Pariwisata PP Pemuda Muhammadiyah, Rachmatullah Badja dilanjutkan dengan penyerahan bola kepada wasit pertandingan, Sarmadi.

Bupati Kendal melalui Setda memberi apresiasi kepada Pemuda Muhammadiyah dan pihak lain yang tengah menyelenggarakan Liga ini. “Dalam kesibukannya Pemuda Muhammadiyah masih sempat berfikir dan turut serta memajukan sepak bola nasional” katanya. Beliau mengajak untuk terlibat dalam pengembangan olahraga nasional serta melahirkan bibit-bibit pesepak bola yang handal. Bupati juga berharap Liga ini sebagai alat pemersatu dan mempererat sillaturahmi sesama para pemuda di Kab.Kendal, mampu meningkatkan keberlangsungan liga di tahun-tahun selanjutnya yang lebih besar dimana hal ini menjadi ruang apresiasi atau penyaluran kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kendal, khususnya bagi generasi muda dan dapat dijadikan ajang perekrutan pemain atau tim yang mampu mengangkat nama daerah.

Dikatakannya, dewasa ini olahraga sepak bola mengalami perkembangan yang sangat pesat ditandai dengan berdirinya club-club sepak bola yang dibentuk di tingkat desa, “Mereka membentuk club untuk menyalurkan hoby tetapi juga sebagai ajang prestasi”.

Tim SMA N 1 Pegandon siap bertanding melawan Tim Persit Triharjo dalam Liga HW PCPM Weleri

Terkait dengan Liga sepak bola di kalangan pemuda dalam persyarikatan Muhammadiyah diharapkan memberi sumbangsih bagi kemajuan sepak bola nasional, karena PSSI dan pemerintah tidak bisa sendirian mengembangkan sepak bola di Indonesia. Bagi pemuda yang hoby sepak bola bisa terus dibina dan berkembang karena masih waktu panjang. Melalui sepak bola, Bupati Kendal berharap karakter bisa terbina agar menjadi ekstrakuler di sekolah Muhammadiyah. “Bermimpilah menjadi generasi muda yang mampu menorehkan prestasi. Harapan dan cita-cita kuat harus dicanangkan pada diri masing-masing” pintanya.

Sementara itu wakil ketua PDM Kendal, H. Yusuf Darmawan mengenalkan salah satu mantan pemain HW dan anak didik Muhammadiyah yaitu Sarmadi. “Beliau adalah pelatih Persik sebelumnya, dan sekarang adalah perangkat desa, aparatur negara” katanya. Menurut Darmawan, kegiatan ini mendapat suport seluruh warga Muhammadiyah, khususnya warga Muhammadiyah Weleri.

Ketua panitia, Kasmani mengatakan, Liga HW 2019 akan diikuti oleh 24 club. “Kami telah mengundang 24 club terbaik yang ada di Kab.Kendal dan luar Kab,Kendal, yaitu Jepara, Kota Semarang, Kab.Semarang, Batang, Kab. Tegal, dan Pemalang” kata Kasmani. “Liga HW 2019 PCPM Weleri memperebutkan piala Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah dan Bupati Kendal” lanjutnya.

Menurut Kasmani Liga HW akan berlangsung mulai tanggal 15 sampai 30 Oktober 2019 dengan dua tempat, yaitu lapangan Sambongsari dan Stadion Madya Kebondalem Kendal. “Dalam grand final akan dilaunching Akademi Arsada HW amal usaha PCPM Weleri”

Beliau berharap gelaran Liga HW sebagai perhelatan akbar dan pertama di Kab.Kendal akan mampu menjadi cikal bakal seni sepak bola menuju go internasional. Sedangkan akademi Sepak Bola Arsada HW nantinya akan dilatih oleh Sarmadi yang telah berlisensi AFC.

Sedangkan ketua Seni Budaya Olahraga dan Pariwisata PP Pemuda Muhammadiyah, Rachmatullah Badja menilai, gelaran Liga HW oleh PCPM Weleri sangat luar biasa, mengingat Pemuda Muhamadiyah tingkat cabang mampu menggelar Liga HW. Beliau mengingatkan, bahwa PSSI lahir salah satunya adalah sumbangsih putra Muhammadiyah. “Ir Suratin adalah pendiri PSSI bersama Abdul Hamid sebagai pemain dan pelatih. Bagaimana Muhammadiyah berkontribusi untuk kemajuan sepak bola” katanya. Dakwah di lapangan hijau, menurut Rachmatullah, cukup membuat bagaimana Muhammadiyah menjadi besar dengan membuka semua lini yang ada di Indonesia.

Usai pembukaan diilanjutkan dengan pertandingan pertama antara Persit Triharjo melawan SMA N 1 Pegandon dengan wasit Sarmadi. (Fur/MPI Kendal)