LazisMu Sragen Bawa Tiga Nenek Lumpuh ke Rumah Sakit

0
459

PWMJATENG.COM, SRAGEN — Tiga mobil ambulans datang di sebuah rumah yang berdinding papan berukuran 50 meter persegi di Dukuh Bulakrejo RT 023, Desa Ngangosari, Sumberlawang, Sragen.

Mobil ambulans itu milik Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Sragen.

Kedatangan Ronny dengan tiga mobil ambulans itu untuk menjemput ketiga nenek-nenek yang lumpuh karena sakit pengapuran dan syaraf kejepit di rumah itu untuk dibawa ke rumah sakit.

Mereka adalah Satiyem, 91, Wagiyem, 75, dan Sarmi, 73. Mereka masih bersaudara kandung. Mangun adalah suami Wagiyem. Sementara pemuda yang mengalami gangguan kejiwaan bernama Hariyanto, 26. Untuk dirawat di RSUD dr. Soeratno Gemolong, Sragen,

Semua biaya pengobatan dan biaya hidup di rumah sakit ditanggung Lazismu Sragen karena mereka keluarga miskin. Mangun turut serta di ambulans itu didampingi saudaranya, Harni, 64.

“Gejala awalnya istri saya ini pengapuran tulang. Kalau Mbok Satiyem itu lututnya kaku dan tidak bisa jalan. Mbok Sarmi sakitnya saraf kejepit dan pengapuran. Ya, baru kali ini dibawa untuk berobat ke rumah sakit,” kata Mangun saat ditanya Solopos.com, Senin (21/8/2017).

Mangun lah yang selama ini meladeni kebutuhan makan dan minum ketiga nenek-nenek itu. Semua hidangannya dimasak Harni yang tinggal tak jauh dari rumah mereka.

“Kalau mau buang hajat ya dipondong ke belakang. Biasanya Hariyanto itu yang membantu. Kalau waras, anak itu mau diminta ini dan itu. Tetapi kalau kambuh ya hanya diam dan kalau malam sering ngomong sendiri,” tuturnya.

Mangun mengungkapkan Hariyanto sempat dirawat ke rumah sakit jiwa (RSJ) dan sembuh. Namun, setelah pulang dari merantau di Jakarta, kata Mangun, pemuda itu kembali kambuh lagi sampai sekarang.

Ronny menyampaikan dari ketiga nenek-nenek itu hanya Wagiyem yang tidak memiliki kartu peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Ronny mengtakan Lazismu Sragen berkomitmen menanggung semua biaya pengobatan mereka.

Untuk kebutuhan hidup mereka juga akan mendapat bantuan rutin bulanan dari Lazismu. “Kemudian rumahnya juga akan diberikan bantuan bedah rumah senilai Rp5 juta dan dibantu dari Lazismu Sumberlawang,” tuturnya. (SUMBER:Solopos.com)