LazisMu Kabupaten Magelang Berikan Beasiswa Pendidikan kepada 170 Siswa

0
746

PWMJATENG.COM, MAGELANG – Lembaga Zakat Infaq dan Sodaqoh Muhammadiyah (LazisMu) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah memberikan bantuan kepada 170 (seratus tujuh puluh) siswa yang berasal dari MI, SD, SMP, SMA, SMK dan MA di wilayah Kecamatan Mungkid, Muntilan dan Mertoyudan. Bantuan yang disampaikan berupa beasiswa dalam bentuk santunan biaya pendidikan setiap bulannya. Jangka waktunya adalah 6 (enam) bulan. Total beasiswa yang diberikan mencapai Rp.49.500.000 (Empat puluh sembilan juta lima ratus rupiah) yang berasal dari masyarakat yang memberikan zakat (muzakki) melalui LazisMu.

Demikian disampaikan Ketua LazisMu Kabupaten Magelang Imron Rosidi usai acara pemberian beasiswa pendidikan di Gedung Darul Arqom Bakalan, Desa Tamanagung Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang, Selasa 28/02/2017. “Ini adalah salah satu komitmen LazisMu dalam mengurangi angka putus sekolah, sementara untuk usulan nama siswa yang mendapat beasiswa berasal dari sekolah masing-masing” katanya.

0103-lazismu-2Secara simbolis bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Magelang Jumari, Wakil Ketua PD Muhammadiyah Adjhadri Puruhito, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muhammadiyah Kecamatan Muntilan Suratin Rahmat dan perwakilan Muzakki Joni Al Jupri.

Acara pemberian beasiswa tersebut didahului dengan pengajian yang merupakan agenda rutin kuliah subuh setiap selasa pagi dengan menghadirkan Uztadz Umar Khoironi dari LazisMu Sragen. Dalam ceramahnya Umar Khoironi menyampaikan bahwa Zakat merupakan rukun Islam dan telah diatur oleh pemerintah melalui Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011. Dengan adanya undang-undang tersebut maka resiko penyelewengan dana Zakat Infaq dan Sodaqoh oleh lembaga pengelola zakat dapat dihindari dan juga meningkatkan kepercayaan para donatur dan muzakki untuk menyalurkan zakatnya melalui lembaga yang profesional.

Potensi zakat, infak dan sodaqoh jika dikelola secara maksimal oleh lembaga amil zakat yang profesional mampu mengentaskan tingkat kemiskinan, mengurangi angka pengangguran melalui program pemberdayaan usaha dan juga mengurangi angka putus sekolah.

(handy/ MPI PDM Kabupaten Magelang)