KOKAM Wonosobo Pengawal NKRI, Cinta Islam sampai Mati

0
1370

PWMJATENG.COM, WONOSOBO – “ Alhaqqu bila nidzomin yughlabul baatilu Binidzomin” Kebenaran tidak terorganisir akan dikalahkan kebatilan yang terorganisir. Dalam rangka merapatkan barisan serta silaturrahim seluruh jajaran KOKAM se Kab. Wonosobo pada hari Ahad (22 Januari 2017), Pimpinan Pemuda Muhammadiyah menyelenggarakan APEL KOKAM se kab. Wonosobo di Desa Menjer, Mlandi Kab. Wonosobo. Pada kesempatan itu Muhammad Ismail, Komandan Wilayah  Jawa Tengah selaku inspektur apel menyampaikan baha KOKAM tidak hany sebagai organisasi pelengkap dalam organisasi Muhammadiyah tetapi hendaknya bisa mewujudkan sebagai pengawal, penerus dan penyempurna gerakan Muhammadiyah sesuai dengan namanya KOKAM ( Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah).

“Akhir-akhir ini berbagai gerakan pelemahan pemahaman agama dan negara sedang berlangsung secara massif terstruktur  oleh karena itu KOKAM Muhammadiyah tidak boleh bersikap apatis berpangku tangan tapi hendaknya terus berbuat dan berkontribusi untuk kekuatan bangsa dan negara serta menguatkan aqidah sebagai pilar orang Muhammadiyah.” Tegasnya.

2301-kokam-1

“Tulisan perkasa di lengan kanan seragam kebanggaan harus dimengerti oleh anggota KOKAM, bahwa setiap anggota hendaknya penjadi Pengawal Kalimat Tauhid sekaligus bisa mengimplentasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Dalam apel yang diikuti hampir 500 anggota tersebut juga dihadiri para pendekar tapak suci, Kwarda HW dan Anggota MDMC PDM Wonosobo serta disuguhi simulasi penanganan bencana tahap awal dari MDMC serta simulasi penanganan gangguan keamanan pada Muballigh Muhammadiyah dan dari tapak suci menampilkan delapan jurus-jurus mematikan yang diperagangan secara massal diikuti beberapa anggota Tapak Suci dari berbagai macam profesi diantaranya perwakilan kepala sekolah MI, DPRD Kab. Wonosobo dari Fraksi PAN dan akademisi serta profesi lainnya.

Sementara itu kegiatan Pengajian AMM kab. Wonosobo yang diadakan setiap triwulan sekali juga berlangsung khidmat dilokasi terpisah.

Sebagai pemateri inti Purnawirawan Kombes Muhammad Jamaludin selaku Ketua LPCR PWM Jawa Tengah menyampaikan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar Islam bisa berjaya di antaranya seperti yang pernah dituturkan Ki Bagus Hadi Kusumo, yakni membina Aqidah/ Tauhid, menjaga amalan ibadah sesuai tuntunan sunnah, menciptakan keluarga sakinnah, terus belajar menuntut ilmu, sSerta yang terakhir adalah untuk terus ikhlas beramal (Abien)