Ketika IMM Ngaji Bareng Bersama Bupati Kudus dan Bupati Batang

0
504
Sinau Bareng bersama Bupati Kudus dan Bupati Batang.

PWMJATENG.COM, KUDUS – Pergerakan dakwah Muhammadiyah tak hanya terikat dengan “ngaji”, namun Muhammadiyah juga begerak dan berdakwah melalui kesenian. Muhammadiyah tidak anti dengan kesenian, namun Muhammadiyah berusaha menyatukan dakwah dengan seni menjadi sebuah hal untuk memajukan persyarikatan. Pada Kamis (3/11) lalu, di aula STIKES Muhammadiyah Kudus berlangsung Sinau Bareng bersama Bupati Kudus dan Bupati Batang.

Acara yang dihadiri oleh seluruh kader IMM dari penjuru Jawa Tengah ini berlangsung sangat meriah. Dengan mengusung tema “Kepemimpinan Daerah Menuju Jawa Tengah Berkemajuan” acara tersebut mampu menyedot antusiasme para kader dan hadirin.

Yedi Mulya Permana selaku Ketua DPD IMM Jawa Tengah menyampaikan jika kader Jawa Tengah memiliki banyak potensi untuk iku tmembangun Jawa Tengah dan bangsa. Selain itu, para kader di Jawa Tengah juga sangat diharapkan kontribusinya untuk menyumbangkan segala daya upaya agar tercapainyaikatan yang berkemajuan.

Acara talk show dan pagelaran seni tersebut diharapkan mampu menjadi spirit perubahan untuk semua kader. Takhanyaitu para kader IMM juga diharapkan untuk
lebih menggaungkansuaranya, mulaidarikomisariat, cabang, daerah dan  pusat. Denganhalituakanlebihmemaksimalkankinerjadan agar terjalinikatan yang lebih
kuat.

“Sebagai kepala daerah, tujuan kami adalah meningkatkan pendapatan sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini harus terlaksana secara terus menerus sehingga tujuan-tujuan selanjutnya tercapai. Selin itu, kamijuga mulai menerapkan suatu system yang mana system tersebut  mampu menghubungkan masyarakat dengan pemerintahan. Nama program tersebut adalah *Cyber City, *kami mulai menginisiasi program tersebut sejak dini agar semuanya langsung dapat dikomunikasikan ketika ada masalah ataupun kendala. Dan untuk memudahkan akses tersebut, pemkab telah menyediakan aplikasi yang sudah dapat di download secara langsung di play store di android.”

Pada kesempatan yang sama, Bupati Batang Yoyok R.S menyampaikan jika transparasi itu perlu dilakukan setransparan mungkin, mengingat pekerjaan yang dilakukan adalah untuk rakyat. Sehingga dengan begitu kepercayaan rakyat akan maksimal kepada pemerintahan.

“Masa depanmu, punya aku! Karena kalianlah yang akan menggantikan kami sebagai seorang pemimpin,” kata Bang Yoyok, begitulah sapaan akrabnya saat sedang memberi motivasi kepada peserta Musyda IMM. Beliau juga menjelaskan bahwa untuk menjadi seorang pemimpin yang baik, maka dibutuhkan jiwa yang mengerti betapa beratnya bersumpah pada Allah untuk sebuah amanat yang diembannya.

Dalam Talkshow kali ini, selain memberi motivasi kepada para peserta musyda juga menjadi hiburan tersendiri bagi mereka. Terlebih ketika Bang Yoyok menyampaikan pendapatnya dengan bahasanya yang khas dan menarik perhatian serta tawa dari peserta musyda IMM Jateng. Bahkan di penghujung acara, Bang Yoyok sempat menyanyikan 2 lagu bersama grup bandnya yang bernama X-Band.Beliau bernyanyi dengan berkeliling ke kursi penonton dan mengajak mereka untuk berfoto dan bernyanyi bersama.

Dari sini, IMM bisa mengambil pelajaran bahwa untuk menjadi seorang pemimpin yang dipercayai rakyatnya maka harus bisa bersikap merakyat, ramah, peduli dan perhatian terhadap rakyatnya. Sebagai seorang pemimpin juga harus bisa bertanggung jawab atas anggotanya. “Semoga IMM dapat mewujudkan kepemimpinan daerah untuk Jateng berkemajuan” ujar Bang Yoyok. (MPI PDM Kudus)