Kenalkan Muhammadiyah melalui Tarawih dan Silaturahim

0
653
Aji salah satu murid SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga sedang memberikan kultum dalam Tarawih Silaturahim di Masjid Al Muhajirin

PWMJATENG.COM, SALATIGA – SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga sadar sebagai Amal Usaha Muhammadiyah memiliki fungsi ganda. Melaksanakan tugas utama menjadi lembaga pendidikan yang maju. Disisi lain juga melaksanakan tugas dakwah Muhammadiyah yaitu amar ma’ruf nahi mungkar dan tugas tajdid yang diwujudkan dalam usaha di segala bidang kehidupan.

Momentum Ramadhan benar-benar dimanfaatkan secara optimal untuk melaksanakan misi dakwah tersebut. Kegiatan yang dikemas dalam tarawih dan silaturahim yang diikuti oleh pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan siswa.

Dilaksanakan setiap malam Tarawih silaturahim dilaksanakan setiap malam selama bulan Ramadhan. Meskipun rentetan kegiatan tidak pernah henti yang dimiliki baik pendidik maupun tenaga kependidikan termasuk juga pasti orang tua siswa selama bulan Ramadhan. Maka pelaksanaan tarhim dijadwal bergantian tiap malam berganti tiap level kelas sebagai koordinator. Meskipun demikian dalam semalam paling tidak target jamaah adalah orang tua dari tiap level kelas yang rata-rata empat rombel tiap level kelas dan rata-rata tiga puluh siswa setiap rombel. Jadi, target jamaah sekitar 120 siswa dan tentunya paling sedikit dua kali lipat dari jumlah tersebut karena tidak mungkin siswa datang sendiri pada malam hari.

Nilai dakwah Muhammadiyah yang dapat tersampaikan kepada seluruh jamaah yang tidak semua berasal dari warga Muhammadiyah, mereka akan mengikuti tata cara ibadah sesuai dengan Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah.

Selain itu dapat menjadikan sarana untuk praktik dakwah lapangan bagi setiap guru, karena setiap guru akan bertugas mulai dari menyambut jamaah, muadzin, kultum maupun imam salat. Melatih siswa untuk mengamalkan pembiasaan di sekolah dalam kegiatan nyata dimasyarakat juga diberikan kepada beberapa siswa yang telah disiapkan. Diantara siswa tersebut bertugas menjadi muadzin dan petuga yang menyampaikan kultum. Beberapa nama yang terjadwal sebagai penceramah dalam kultum tarhim adalah Dai/Daiah Kecil yang sudah tidak asing lagi di Salatiga dan sekitarnya. Selain nama Wildan yang sudah tidak asing ditelinga kita, ada juga Adji, Naufal Syaifullah, Zidan, Ratih Wintang Kinaryosih, Syifa, dan Nasywa Aulia. (Marijo Muhadi)