Jangan terserah, Muhammadiyah Banyumas Pantang menyerah siapkan ketahanan pangan

0
227

PWMJATENG.COM, Purwokerto – Peningkatan kasus positif covid 19 di Indonesia terus meningkat pesat baik kasus positif maupun PDP Covid 19. Pemerintah berupaya melakukan Pembatasan Sosial Bersekala Besar untuk mengendalikan laju penyebaran virus corona. Disisi lain pemberlakuan PSBB ini menimbulkan dampak perekonomian untuk kalangan pekerja non formal yang terkena imbasnya dari pemotongan gaji hingga PHK. Keadaan ini membuat masyarakat mulai rentan terhadap pemenuhan kebutuhan hidup sehari hari.

Muhammadiyah banyumas melalui MCCC (Muhammadiyah Covid Command Center) memberikan program ketahanan Covid (KATAVID) Program ini di jalankan untuk melatih mendampingi dan memonitoring warga muhammadiyah pada khususnya dan warga banyumas umumnya dalam ketangguhan melawan covid 19 terutama soal edukasi kesehatan dan ketahanan pangan.

Menurut wakil ketua MCCC Bidang Kemasyarakatan Tungguh Kasyanto mengatakan “Penguatan ketahanan pangan warga Muhammadiyah harus dikoordinasikan secara sistematis sampai ke ranting. Muhammadiyah melalui lazismu bekerjasama dengan majelis lembaga terkait beserta ortom akan melakukan melakukan edukasi ketahanan pangan melalui program katavid. Demi menjaga keberlangasungan kehidupan baik warga persyarikatan maupun masyarakat secara luas”.

“Program ketahanan Covid 19 ini meliputi ketahanan pangan dan ketahanan kesehatan. Dalam ketahanan kesehatan kita lakukan sosialisasi tentang bahaya, penularan dan pencegahan covid 19 secara umum dan menyeluruh hingga ke tingkat ranting. Ketahanan pangan kami menyiapkan ada program lumbung pangan desa yang nantinya akan menjadi stok pangan warga muhammadiyah dan program ketahanan urban seperti program budi daya ikan dalam ember (BUDIDAMBER) serta pertanian di lahan sempit. Ini semua kita lakukan agar warga muhammadiyah siap menghadapi pandemi jika pandemi ini berahir lama” Kata Yuli Night Budi Permana, S.Pd. Ketua LPCR Banyumas.

Muhammadiyah Banyumas berupaya menyiapkan warganya untuk dapat tangguh menghadapi bencana wabah covid 19. Semoga wabah ini lekas berahir dan keadaan dapat kembali normal. (budi)