IPM Diharapkan Memiliki Sikap Kritis dan Analitis

0
529
Suasana Pelatihan Kader Taruna Melati 2 yang diselenggarakan oleh PD IPM Kendal

PWMJATENG.COM, KENDAL – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kendal selama bulan Ramadhan 1438 H telah menggerakkan kader – kadernya melalui amalan yang terangkum dalam tiga kegiatan. Diawali dengan pelatihan mubaligh pelajar sebagai ikhtiar untuk mempersiapkan da’i – da’i muda sebaya di lingkungan pelajar, kemudian dilanjutkan dengan pesantren jurnalistik yang diselenggarakan kerja bareng dengan MPI PDM Kendal dan ditutup dengan menggelar pelatihan kader Taruna Melati (TM) ke – 2 di SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo Jumat-Senin (16 – 19/6/2017).

“ Ketiga kegiatan selama Ramadhan tahun ini untuk mempersiapkan kader ikatan menuju pelajar Muhammadiyah yang berkemajuan “ kata wakil ketua PD IPM Kendal, Rohman Wibowo ketika dimintai konfirmasi pwmjateng.com.

Khusus untuk pelatihan kader TM 2 Rohman berharap akan lahir kader ikatan yang memiliki sikap kritis dan analisis.

“ Proses TM 2 ditekankan pada dua aspek, yaitu pengkajian Islam secara kritis, dan pengembangan kemampuan berfikir kritis dan melakukan analisis “ ujarnya.

Memahami pentingnya TM 2 di lingkungan IPM, maka penyajian materi disampaikan melalui pembelajaran orang dewasa, atau androgogy, dan pendekatan partisipasi. Metode ini menempatkan peserta yang telah memiliki bekal pengetahuan, pengalaman, dan tindakan yang dilakukan berdasarkan pada kesadaran sendiri dan kesadaran kelompoknya. Dipilihnya proses pembelajaran tersebut akan melahirkan kader yang siap melakukan transformasi diri dan ikatan dalam berIslam.

“ Pasca TM 2 akan terjadi proses transformasi kesadaran keimanan dan keislaman kader yang manifes dalam kehidupan kelompok dan bermasyarakat sebagai wujud kesalehan sosial.“

Dijelaskan, sebagai pelajar Islam melalui TM 2 akan lahir kesadaran kader ikatan yang mengkaji fenomena keIslaman yang ada dalam kehidupan pribadi dan masyarakat secara kritis. Adapun pengembangan kemampuan kader ikatan yang berfikir kritis dan melakukan analisis adalah upaya pengolahan, penyusunan dan pembentukan kontruksi berfikir kader yang mendorong penguatan kemampuan analisis sosial dan budaya masyarakat sebagai pelajar muslim yang berkemajuan.

TM 2 yang berlangsung selama empat hari tersebut diikuti oleh 22 kader pilihan utusan dari PC IPM se Kab. Kendal yang telah melalui seleksi ketat.

“ Ke 22 peserta tersebut kami gembleng melalui dua metode pembelajaran selama pelatihan berlangsung, yaitu 60 % teori dan 40 % praktek “ terang Rohman yang juga fasilitator TM 2.

Materi pelatihan TM 2 meliputi 8 kelompok materi, yang meliputi keIslaman, kemuhammadiyaha, ke-IPM an, psikologi massa dan komunikasi effektif, sosial kemasyarakatan, muatan lokal, kepemimpinan dan keorganisasian. Adapun nara sumber materi melibatkan pimpinan Muhammadiyah, Ortom dan internal ipmawan daerah Kendal.

Pengelola pelatihan kader TM 2 melibatkan ekstrainer Latihan Instruktur alumni (LI) ke – 2. Mereka antara lain, Rohman Wibowo, M. Nuzulul Farqi, Affan Baihaqi, Debib Siyam Fatwa, ( Anita Ayu Setia Dewi/MPI Kendal )