IGD Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Sampang Selalu Penuh

0
2494

PWMJATENG.COM, CILACAP – 15 bed pasien rawat inap di Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Sampang, Sabtu (4/2/2017) kembali penuh. Bahkan, ada satu pasien yg harus inden di ruang IGD.

Sudah sebulan ini, Klinik yang berlokasi di jalan raya Sampang Cilacap KM.2, tepatnya di Desa Karangtengah, 200 meter barat Kantor Kecamatan Sampang, tiap hari selalu dipenuhi pasien rawat inap.

Menurut Arsyadani Ahmad AMd, staf klinik yang khusus mengurusi pasien bpjs, menuturkan, “Ini merupakan indikasi bahwa masyarakat Sampang dan sekitarnya sudah menaruh kepercayaan kepada PKU.”

Untuk menjaga kepercayaan masyarakat tersebut, mulai Februari ini, menejemen PKU telah menambahkan lagi 2 orang dokter untuk mengisi jadwal dokter jaga agar para pasien yang akan berobat tidak kecewa karena tidak bertemu dokter.

0402-ugd-2

Semalam, Direktur Klinik PKU Sampang Affif Melly Rahman,SKep Ners yang ditemui kontributor grup wa MB daerah Cilacap mengatakan, “Mulai bulan ini, PKU mempekerjakan 5 dokter, agar bisa segera memenuhi target pendapatan sebesar 150 juta per bulan.”

Klinik yang didirikan di atas tanah wakaf seluas 5800 meter persegi dari Keluarga H.Suyuti Emzita Allohuyarkham ini awal pembangunannya digawangi oleh PCPM Sampang yang saat itu mendapat mandat resmi dari PCM Sampang untuk mendirikan klinik.

Dengan bermodalkan uang sebesar 27,5 juta, para pemuda tadi melakukan roadshow penggalangan dana ke para donatur Muhammadiyah Sampang dari berbagai daerah, termasuk meminta dukungan dari RSIJ Cempaka Putih.

Akhirnya setelah proses pembangunan selama 3 bulan, berdirilah Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Sampang dan mulai beroperasi 24 Juli 2011.

Kini, klinik yang masih ditangani oleh angkatan muda Muhammadiyah Sampang ini telah memiliki fasilitas satu ruang IGD, 3 kamar VIP, 3 kamar kelas 1, 3 kamar kelas 2, 1 ruang kamar khusus pasien bpjs dengan 6 buah bed, laboraturium, 2 mobil ambulan, dan satu mobil khusus antar jemput pasien dan anggota prolanis.

Klinik dengan 23 karyawan dan dokter ini terus meningkatkan fasilitas dan pelayanannya sebagai persiapan dalam rangka  merencanakan pendirian RS tipe D sebelum tahun 2018.

Ir.HM.Sutrisno yang menjadi Ketua BPH PKU Muhammadiyah Sampang sangat optimis, pendirian RS tipe D PKU Sampang akan selesai sesuai target mengingat banyak sekali pihak-pihak yang mendukung ke arah itu seperti MPKU PWM Jateng, MPKU PDM Cilacap, RS PKU Gombong, RS PKU Sruweng.

Dalam waktu dekat, BPH juga akan menjajaki peluang kerjasama dengan fakultas kedokteran UMP Purwokerto dan melobi BPH UMS Solo untuk memberikan pinjaman lunak guna mempercepat pembangunan RS PKU Sampang. (amin01)