Heriwanto, Pria Sukses yang mengawali Bisnis dari Hobi

0
630

MEMILIKI koleksi buku bukan tidak ada gunanya. Bahkan, dari hobi Anda ini, Anda bisa membuka peluang bisnis yang menghasilkan. Salah satu contoh bisnis yang bisa Anda lakukan dari hobi mengumpulkan buku adalah membuka toko buku.
Inilah yang dilakukan Heriwanto, kader Pemuda Muhammadiyah Wonogiri. Di usia yang relatif muda, 26 tahun, sudah menjadi direktur utama toko buku Surya Media, salah satu toko buku terbesar di Wonogiri.
Minat baca masyarakat semakin besar tiap hari, di tambah lagi banyak program pemerintah yang ingin membangun budaya membaca pada masyarakat indonesia, sehingga ini menjadi peluang usaha tersendiri bagi pelaku bisnis toko buku. Karena dengan adanya budaya minat membaca itu keuntungan bisnis toko buku ini sangat menggiurkan sebagai salah satu peluang bisnis.
Ketika ditanya mengapa harus membuka Bisnis Toko Buku? Heri menjelaskan “Sama dengan kebutuhan makanan, manusia juga tak lekang dari kebutuhan mereka akan akses informasi, meskipun banyak sekali situs-situs di internet yang menawarkan akses informasi tapi tetap saja ada sisi ke kurangannya, kekurangannya yaitu tidak selengkap saat kita membaca buku. Keunggulan lainnya adalah buku bisa disimpan dalam jangka waktu lama sehingga saat kita lupa akan ilmu yang sebelumnya kita baca maka kita bisa membuka buku yang tadinya kita baca tadi”.
Untuk memulai usaha toko buku ini diawali dengan membuat badan usaha CV. Surya Fortuna Indonesia, setelah itu Heri mencoba membuat penawaran dan kerjasama dengan beberapa penerbit di jogja dan solo. “kami bersyukur dengan modal niat yang tulus dan saling menjaga kepercayaan, banyak sekali penerbit yang bersedia melakukan kerja sama”. Saat ini tidak kurang hampir 15 penerbit yang bekerja sama denganya.
“Ada beberapa penerbit yang menawarkan penjualan konsinyasi dengan diskon cukup besar. Kita bisa memanfaatkan peluang ini. Namun, biasanya kita diminta mengisi dan menyerahkan fotokopi identitas diri (KTP) atau tanda pengenal lainya. Ada juga penawaran dari penerbit – penerbit lainya dengan sistem kredit” jelasnya.
Tingginya minat baca masyarakat menjadi tantangan tersendiri sebagai pengusaha toko buku saat ini, sebagai pengusaha dituntut untuk terus berinovasi. Kita harus benar-benar tahu perkembangan dunia perbukuan di Indonesia. Buku-buku apa saja yang baru terbit dalam bulan-bulan terakhir, buku apa saja yang best seller, dan sebagainya. Kita harus mencari diferensiasi atau hal yang membedakan dengan toko buku lain yang sudah ada disekitar kita. Misalnya, buku yang sama, tapi dengan diskon yang lebih besar, atau memberikan bonus khusus untuk pelanggan.
Untuk mempromosikan usaha toko buku Surya Media. Heri membuat promosi di situs jejaring sosial (internet) dan menjualnya lewat facebook dimana banyak sekali penggunanya, twitter dan Blackbery. Selain itu juga membuat brosur dan membagikannya ke peserta di acara seminar atau kegiatan – kegiatan masyarakat. Heri menjelaskan“sembari mempromosikan usaha toko buku Surya Media jejaring sosial atau internet, kita juga bisa sekaligus berjualan. Pelajari trik dan cara-cara bisnis on-line seperti berniaga.com atau tokopedia.com. Usahakan kita membuat sinopsis buku yang akan kita jual dan menampilkannya di media sosial yang kita pake”.
Di tengah tingginya minat baca masyarakat, heri harus berjuang keras memasarkan buku-bukunya. Toko buku Surya Media memiliki banyak produk unggulan yang banyak diminati pasar dengan diskon besar, oleh karena itu salah satu strategi memasarkannya adalah dengan direct selling.
Heri menjelaskan “Anda bisa membuat proposal penawaran kerjasama dengan instansi untk membeli buku Anda. Anda melakukan presentasi dan memberikan diskon khusus jika instansi tersebut bisa mengkoordinir lembaganya atau karyawan untuk membeli buku Anda. Selain itu, kita juga bisa mempromosikan ke kerabat atau teman-teman sejawat dan meminta mereka mempromosikan produk kita juga dengan harga khusus untuk mereka ketika membeli buku di toko kita. Banyak cara-cara kreatif lain yang bisa Anda baca. Intinya, jangan menunggu bola, tapi usahakan Anda aktif memasarkan”jelasnya.
Bisnis toko buku yang di mulai sejak 2015 ini sudah meraup omzet jutaan rupiah setiap bulan. Peluang Bisnis Toko Buku juga pasti ada kekurangannya, sama halnya dengan bisnis lainnya ada kelebihan pasti juga ada kekurangannya, ini juga berlaku pada bisnis toko buku. Heri menjelaskan “Kekurangannya adalah pada musim-musim tertentu jualan buku akan tanpak sepi, tapi pada hari tertentu makan omset penjualan buku akan tanpak meningkat seperti pada tahun ajaran baru atau awal semester baru. Pada waktu – waktu itu, omset yang diterima bisa meningkat hingga berlipat – lipat dari omset hari – hari biasa. Selain itu untuk buku – buku best seler, tidak mau menerima kerjasama konsinyasi. Jadi untuk stok buku best seller, diperlukan modal tambahan untuk membeli tunai.”
“Para konsumen lebih senang mengunjungi toko buku yang koleksi bukunya lengkap, harganya murah serta tempatnya nyaman untuk membaca. Semakin lengkap koleksi buku kalian, semakin banyak pula konsumen yang datang berkunjung. Selain itu berikan potongan harga tertentu, biasanya pada tahun ajaran baru banyak toko buku yang memberikan diskon tertentu untuk menarik minat konsumen. Dan yang terakhir, ciptakan seuasana toko buku yang nyaman bagi para penggemar buku. Semakin nyaman suasana toko Anda, semakin sering pula para konsumen kembali ke toko Anda”. Jelasnya. (arif nugroho)