Guyonan Tafsir ke Ganjar Saat Minta Bantu Sukseskan Muktamar Solo 2020

0
58

PWMJATENG.COM, SEMARANG – Ketua PWM Jawa Tengah Tafsir seringkali membuat hadirin tertawa saat memberikan sambutan dalam sejumlah acara. Hal yang sama juga terjadi dalam acara Jateng Bermunajat dan Gebyar Muktamar ke-48 di Lapangan Pancasila Alun-alun Simpang Lima, Sabtu (26/10/2019) malam.

Dalam sambutannya, Tafsir mengatakan mudahnya bekerja sama dengan provinsi Jawa Tengah. Tafsir pun berharap kerja sama Muhammadiyah dengan provinsi tetap berlanjut. Tidak hanya bantuan kepada acara Jateng Bermunajat, tetapi juga bantuan ke acara Muktamar Solo Tahun 2020 mendatang yang diharapkan lebih besar lagi.

“Ini (Bantuan ke Jateng Bermunajat, Red) baru pemanasan, bantuan ke Muktamar nanti akan lebih dahsyat lagi,” ujar Tafsir disambut tawa dan tepuk tangan ribuan warga Muhammadiyah.

Ganjar Pranowo yang juga hadir dan duduk panggung utama pun tertawa mendengar ucapan Tafsir.

Tak berhenti di situ, Tafsir melanjutkan candaannya. Kali ini Tafsir bicara keuntungan provinsi ketika membantu Muhammadiyah. Menurut Tafsir, saat Muhammadiyah meminta bantuan, bukan karena Muhammadiyah sendiri, tapi demi menjaga nama baik Ganjar Pranowo.

“Muhammadiyah bukan minta bantuan, tapi hanya dalam rangka menjaga nama baik Pak Gubernur. Soalnya nanti kalau kemana-mana akan ditanya, kalau bantuannya Gubernur nggak banyak, nanti saya nggak pede,” ucap Tafsir. Tawa hadirin pun meledak.

Selanjutnya, Tafsir mengatakan dengan serius bahwa bantuan dari provinsi ke Muhammadiyah adalah sebagai ucapan terima kasih kepada Muhammadiyah. Karena berkat Muktamar, hotel di Jawa Tengah, khususnya Solo penuh. Dengan begitu sebagian pendapatan pun akan masuk ke provinsi.

Menanggapi itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan siap membantu suksesnya Muktamar. Menurut Ganjar, uang APBD propinsi adalah uang rakyat sehingga rakyat khususnya Muhammadiyah juga berhak dengan uang tersebut.

“Jangan khawatir bapak ibu, uang APBD bukan uang saya, tapi uang panjenengan semua. Maka jenengan juga berhak, saya sudah komunikasi jauh hari sama Pak Tafsir,” ujar Ganjar. []

Reporter: Miftah
Editor: M. Arif