Gelar “Wayang Kebangsaan”, LSBO dan MPS Muhammadiyah Kembangkan Budaya untuk Dakwah Islam Berkemajuan

0
652
Dalang Ki Yazid Jamil, M.Ag., pada Pentas Wayang Kebangsaan Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah

PWMJATENG.COM, KARANGANYAR – “Wayang Kebangsaan”, demikian perhelatan Wayang Kulit dipadu dengan Wayang Golek yang dilaksankan di lokasi Jambore Panti Asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah Jawa Tengah di Camping Lawu Resort Kalisoro, Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar Propinsi Jawa Tengah pada Sabtu (15/10/2016) malam.

Dalam sambutan pembukaan, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karanganyar Drs. H. Muh. Samsuri, M.SI., yang hadir didampingi segenap pimpinan pleno, majelis/lembaga, Ortom (Organisasi Otonom) dan AUM (Amal Usaha Muhammadiyah) menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dari Majelis Pelayanan Sosial PWM (Pimpinan Wilayah Muhammadiyah) Jawa Tengah yang telah bekerjasama dengan LSBO (Lembaga Seni Budaya dan Olahraga) PDM (Pimpinan Daerah Muhammadiyah) Karanganyar sehingga berhasil melaksanakan pagelaran Wayang Kebangsaan ini.

“Muhammadiyah berkomitmen memelihara dan mengembangkan budaya yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam dan menjadikan sebagai salah satu media dakwah Islam berkemajuan”, ungkap Ketua PDM Karanganyar dalam sambutanya.

Ketua PDM Karanganyar juga mengucapkan terima kasih kepada ketua PEPADI Karanganyar Sularno, M.Pd., yang juga telah mendukung kegiatan pada malam itu. Wayangan tersebut menghadirkan tiga dalang sekaligus yang akan beraksi yaitu: Ki Yazid Jamil, M.Ag., dalang dari PWM Jawa Tengah, Ki Demang Edy Sulistiyo, M.Hum., dalang dari STSI Solo yang juga kader Muhammadiyah Karanganyar serta Ki Sudono, M.Ag., anggota LSBO PDM Karanganyar.

“Pagelaran ini akan mengangkat judul Syech Among Raga, kata pak Samsuri dan saya sendiri belum tau seperti apa ceritanya”, ungkap Ketua PDM Karanganyar.

Hadir juga mewakili ketua PWM Jawa Tengah yaitu ketua MPS (Majelis Pelayanan Sosial) PWM (Pimpinan Wilayah Muhammadiyah) Jawa Tengah Samsuddin, S.Sos., MM sekaligus memberikan sambutan dan memintakan maaf serta salam dari Ketua PWM Tafsir, M.Ag., yang pada kesempatan itu tidak bisa hadir secara pribadi karena adanya kegiatan organisasi yang lain.

Ketua MPS PWM Jawa Tengah menyampaikan bahwa kegiatan Wayang Kebangsaan ini terseleggara juga atas dukungan dari Pemerintah Propinsi Jawa Tengah kepada MPS sekaligus untuk menggelar kegiatan Rakerwil MPS yang bertempat di Hotel Pringgosari Tawangmangu. Mengakhiri sambutannya, Ketua MPS Jawa Tengah ini berharap kegiatan seperti ini bisa menular ke daerah lain di Jawa Tengah.

Dalam kesempatan tersebut ketua MPS Jawa Tengah secara simbolis menyerahkan tokoh wayang Werkudara kepada dalang sebagai simbol dimulainya pagelaran Wayang Kebangsaan.

Sebelum acara wayang kulit yang dikombinasi dengan wayang golek dipentaskan oleh tiga dalang dalam waktu semalam diadakan pembacaan do’a oleh Wakil Ketua PDM Karanganyar Ngadino, M.Ag.

Mengiringi pentas wayang sebagai sinden dan swarawati adalah adik-adik dari Panti Asuhan Putri Aisyiyah yang tergabung dalam grup karawitan di bawah asuhan Agus Sumadi, M.Ag., sekaligus bapak panti. Wayangan dihelat sampai dengan kira-kira pukul 24.00 WIB dengan disaksikan tamu undangan, peserta Jambore Panti Asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Jawa Tengah dan tentunya warga sekitar Kalisoro Tawangmangu. (MPI PDM Kra – JOe.)