FMIPA Unimus Gelar Kuliah Pakar STEM Education

0
127
Prodi S1 Pendidikan Statistik dan S1 Pendidikan Kimia Gelar Kuliah pakar

PWMJATENG.COM, SEMARANG – Program Studi S1 Pendidikan Kimia dan Pendidikan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), menggelar acara Kuliah Pakar STEM Education di Aula Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP) Unimus.

Salah satu langkah untuk memajukan program studi (prodi) menjadi unggul melalui kolaborasi dengan institusi lain, baik dalam negeri maupun luar negeri. Prodi S1 Pendidikan Kimia san S1 Pendidikan Matematika FMIPA Unimus menyelenggarakan kegiatan Kuliah Pakar dengan tema ” STEM Education Sustainable Development Goals”.

Kuliah Pakar tersebut mendatangkan narasumber dari Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) ,Malaysia. Beliau adalah Assoc. Prof. Mazlini Adnan (Kaprodi Pendidikan Matematika UPSI) dan Dr. Asmayati Binti Yahya (Kaprodi Pendidikan Kimia UPSI).

Hadir dalam acara kuliah pakar, Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd, Dekan FMIPA Unimus Dr. Eny Winaryati, M.Pd, Kaprodi, dosen, serta ratusan mahasiswa dari Prodi S1 Pendidikan Matematika dan S1 Pendidikan Kimia.

Kuliah pakar yang mendatangkan narasumber dari luar negeri tersebut, diharapkan akan tercipta sebuah kolaborasi melalui dua negara yang berbeda, sehingga akan ada culture atau budaya yang berbeda yang bisa disharingkan bersama.

“Jaman yang modern seperti sekarang ini didalam kehidupan pasti tidak akan lepas dengan namanya kolaborasi atau kerjasama dalam urusan belajar mengajar yang meliputi problem solfing dan kreatifitas, sehingga dengan melakukan kolaborasi dan komunikasi antar dua negara akan banyak menciptakan hal positif yang bisa diterima oleh mahasiswa”, papar Dekan FMIPA Unimus tersebut.

Melalui kuliah pakar ini, mahasiswa dapat belajar bagaimana sebuah kreatifitas pembelajaran yang ada di negara lain, khususnya pada UPSI Malaysia, yang kemudian menjadi bagian integrasi pola fikir mahasiswa yang akan memberikan pengalaman dan teori serta fenomena yang ada di pembelajaran di luar negeri.

Kedepan bekal ini akan menjadi proses pengayaan bagi mahasiswa , sehingga dapat menciptakan lulusan yang unggul. (it)