Din Syamsudin: Kebangkitan Nasional Harus Didukung Policy Pro Rakyat

0
277

Jakarta – Ketua Umum PP
Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Din Syamsuddin, M.A, mengatakan Kebangkitan Nasional di tengah
keterpurukan bangsa ini harus diformulasikan dengan policy riil
yang pro rakyat. Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan rakyat,
yang merasa di-wongke oleh kebijakan pemerintah, maka kebangkitan
nasional dalam waktu dekat adalah suatu keniscayaan.

“Harus pro rakyat. Saat ini rakyat merasa jauh dari elit, dari para
pemimpin yang sibuk sendiri-sendiri mengurus pribadi dan kelompok. Kalau
sampai rakyat tidak percaya lagi dan akibatnya tidak ada sinergi lagi,
ya sulit bangkit,” kata Din di sela Diskusi Publik Lembaga Hikmah dan
Kebijakan Publik (LHKP) PP Muhammadiyah bertema ‘Kebangkitan atau
Kebangkrutan Nasional’, di Aula PP Muhammadiyah, Jl Menteng Raya Jakarta
Pusat, sore (26/5) ini.

Dalam kesempatan yang sama, Chusnul Mar’iyah, anggota LHKP PP
Muhammadiyah, mengatakan bahwa Kebangkitan Nasional bagi bangsa kita
akan sulit tercapai selama jabatan-jabatan publik tidak diisi oleh orang
yang tidak berkualitas. Yang mana mereka masuk akibat praktek percaloan
elit-elit politik kita.

“Bila urusan tidak diserahkan kepada mereka yang berkompeten, tapi
diisi melalui percaloan yang menjijikkan, pastilah terjadi kehancuran
bukan kejayaan. Sejarah bangsa-bangsa, termasuk Indonesia sudah
membuktikannya,” kata mantan anggota KPU tersebut.

Lebih lanjut Chusnul juga menyoroti praktek transaksional para elit
di segala lini, yang telah berhasil ‘menjual negara’ dan menjadikan
bangsa makin tergantung dan dikibuli pihak asing.

“Coba, bagaimana Freeport bisa kuat bercokol di Papua, bahkan minta
lagi waktu 75 tahun untuk menggarap sana. Kita kritisi lagi apakah
selama ini transaksinya adil,” katanya. (Sumber: Suara Merdeka)