Din Syamsuddin Buka Musywil Muhammadiyah Jateng

0
329

PURWOREJO- Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin membuka secara resmi musyawarah wilayah (Muswil) Muhammadiyah Jateng, semalam. Pembukaan diikuti 1.750 warga Muhammadiyah dan 300 Aisiyah diguyur hujan lebat. Waktu pembukaan mundur beberapa saat.

Beruntung kegiatan akbar itu dilakukan di ruang tertutup GOR WR Soepratman. Sebagian peserta sedikit kesulitan ketika hendak masuk, namun acara berlangsung lancar.

Din menyatakan, data ekonomi nasional masih memprihatinkan. Dia memberikan gambaran, dilihat dari indikator mikro, penduduk Indonedia masih banyak berada di bawah garis kemiskinan.

Penduduk yang berpenghasilan 1 dolar AS (sekitar Rp 9 ribu)/hari hanya 40 juta penduduk. Tetapi kalau dihitung dari penduduk yang berpenghasilan 2 dolar AS (sekitar Rp 18 ribu)/hari, maka jumlah penduduk miskin sebanyak 110 juta jiwa.
‘’Hampir separo jumlah penduduk Indonesia berada di bawah garis kemiskinan,’’ katanya.

Bila dilihat dari sisi moral dan sosial, menurut dia, kini ditengarai ada ketegangan bahkan konflik antarkelompok.
Yang memprihatinkan,  kini warga Indonesia di luar negeri dikenal bukan sebagai bangsa peramah, tetapi pemarah.

Kini hampir tiap hari terjadi gempa di kawasan Indonesia. Baik yang berskala richter rendah maupun tinggi. Belum lagi banjir seperti di Papua Barat. ‘’Sudah saatnya dilakukan konsolidasi demokrasi,’’ katanya.

Dia menilai saat ini terjadi penumpukan masalah luar biasa dan nyaris tidak ada pemecahan. Karena itu dia berharap pemerintah cepat tanggap. ‘’Salah satu solusi yang tepat adalah harus sering dilakukan silaturahmi nasional,’’ katanya. (Sumber : SM/Din)