Dibanjiri 3.560 Pelajar Muhammadiyah, OLYQ 2017 di Bandung Dapat Apresiasi

0
1440
Dadang Kahmad selaku Ketua PP Muhammadiyah

PWMJATENG.COM, BANDUNG – Olimpiade Alquran dan Teknologi Tingkat Internasional (The International Olympiad of Quran and Technology ) yang dibuka hari ini di hadiri 3.560 peserta dari berbagai sekolah Muhammadiyah di Indonesia.

Sementara Dadang Kahmad selaku Ketua PP Muhammadiyah mengapresiasi kegiatan besar ini, melihat potensi pelajar Muhammadiyah dari berbagai daerah. “Mari berfastabikhul khairat untuk pendidikan  Muhammadiyah yang berkemajuan. Ciptakan pelajar Muhammadiyah yang berakhlakul karimah dan ciptakan kader-kader Muhammadiyah yang cinta Al-Quran,” ungkapnya.

Dedi Mizwar, Wakil Gubernur Jawa Barat menambahkan bahwa Pendidikan Muhammadiyah diakuinya telah melaju pesat dan kegiatan Olimpiade al-Qur’an, Seni dan Sains ini merupakan bagian dari penanaman nilai ahlakul karimah. “Pelajar Muhammadiyah wujudakan prestasi yang hebat di bidang Al quran .seni dan sains. Saya mengapresiasi para penyelenggara yang bisa menghadirkan peserta sebanyak ini. Selamat dan sukses atas diselenggakan OLYQ 2017 di Bandung,” tuturnya.

Ketua Panitia Iwan Kurniawan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membesarkan sekolah Muhammadiyah se-Indonesia.

“Kegiatan OLYQ yang ketiga ini adalah event spekatuler terbesar dengan peserta terbanyak,” ungkap kepala SD Muhammadiyah 7 Antapani Bandung ini.

Sedangkan menurut Timbul A selaku Penggerak sekolah Muhammadiyah dengan dukungan dari Gubernur Jawabarat dengan memberikan fasilitas berupa tempat pembukaan dan acara lomba. Melalui kegiatan ini, menurut  hemat Timbul, mampu memperkuat silaturahmi sekolah Muhammadiyah dari ranting, cabang daerah se-Indonesia khususnya sekolah Muhammadiyah untuk membesarkan dan membanggakan Muhammadiyah.

“Kami juga siap mensukseskan acara Olimpiade Ahmad dahlan di Bandar Lampung yang diselenggarakkan oleh PP Muhammadiyah. Ayo kita sukseskan acara Muhammadiyah untuk saling membesarkan dan membanggakan Muhammadiyah,” katanya. (HENDRA APRIYADI)