Dahlan Rais: Jujur dan suka kerja keras bisa membawa kemakmuran

0
299

SEMARANG – Wakil Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Drs. H. Dahlan Rais, M. Hum, menyatakan pentingnya belajar kepada Bangsa Asia Timur yang saat ini sedang berjaya dan lebih makmur dibanding negara-negara Asia lainnya. “Jepang, Cina, Korea meraih kemajuan bidang teknologi dan ekonomi sangat luar biasa karena negara-negara ini punya modal sosial lebih baik yaitu adanya trust atau kepercayaan yang diperoleh lewat kejujuran. Yang lebih penting adalah mereka semua adalah pekerja keras”, tegas Dahlan Rais beberapa waktu yang lalu di Semarang.
Dahlan Rais mengatakan bahwa “Kejujuran tumbuh karena kepercayaan dan pertumbuhan bisa menuju ke perubahan, Jujur dan suka kerja keras bisa membawa ke kemakmuran. Tidak ada bangsa manapun di dunia ini bisa maju kalau masyarakatnya males. Saat ini Eropa dan Amerika males sehingga Jepang Korea dan sejumlah negara lainnya berkembang pesat. Eropa sudah makmur sehingga jadi malas tetapi dulunya tentu saja kerja keras. Tradisi Muhammadiyah salah satunya lewat kerja keras”, ujar Mantan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah tersebut.
Dahlan Rais berharap kerohaniahan juga dijaga lewat berbagai kegiatan berjamaah. Dahlan menganggap tiap upaya mendekati Allah akan berdampak pada rasa kebahagiaan hadir dalam hati kita.
Dahlan Rais juga berharap kampus-kampus Muhammadiyah di Indonesia bisa memacu banyak keunggulan di berbagai bidang sebagai indikator seberapa jauh komitmen perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM) mengembangkan iptek dan ketaqwaan dalam rangka mengabdi kepada Allah. “Di kampus-kampus Muhammadiyah alangkah baiknya tercipta suasana keagamaan, kebersamaan dan atmosfir akademik yang kental”, tegas Dahlan.
Dahlan Rais mengutip tokoh Jepang, Fukuyama, ada 3 indikator kemajuan pada suatu lembaga yaitu growth (pertumbuhan), change (perubahaan), dan reform. Dahlan mencontohkan misalnya pertumbuhan Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) yang awalnya numpang di sekolah-sekolah Muhammadiyah saat sore hari hingga sudah punya kampus bagus.
Lebih Lanjut Dahlan Rais menyampaikan bahwa “Kita sebaiknya bisa meneladani Rasul sebagai teladan baik. Yang dapat menyelamatkan manusia adalah ahlak namun ahlak tidak bisa disebut karimah kalau tidak ada atau tanpa ilmu. Tugas kita bagaimana masyarakat dan bangsa bisa memiliki ahlak karimah. Mengapa bangsa Asia timur lebih maju dibanding Asia lainnya. Misal Jepang saat ini setara dengan Eropa dan Amerika. Namun sekarang masanya Korea. Anak muda Korea saat ini memadati atau sebagai mahasiswa di berbagai pergururn tinggi terkemuka Eropa dan Amerika serta negara maju lainnya. Dulunya Jepang berjaya, sekarang Jepang sudah mulai kedodoran dan Korea, Cina serta Vietnam menjadi makin maju seperti halnya Jepang”. (Fakhrudin/unimus.ac.id)