Coaching Clinic SD Muhammadiyah Salatiga Bersama Bayu Pradana

0
667

PWMJATENG.COM, SALATIGA – Garuda didadaku terdengar begitu keras dan serempak dari siswa-siswi SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga yang memenuhi halaman sekolah mereka. Ketika pemain Mitra Kukar, Bayu Pradana turun memasuki halaman sekolah, ratusan siswa-siswi tersebut langsung menyanyikan Garuda didadaku layaknya pertandingan sepakbola di stadion.

Punggawa Tim Nasional, Bayu Pradana, melatih bermain sepak bola pada sejumlah siswa, saat berkunjung di SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga, Rabu (18/1). Kunjungan Bayu di sekolah tersebut, untuk berbagi pengalaman dalam bermain bola serta menumbuhkan rasa cinta tanah air tentunya lewat sepakbola.

Terlihat beberapa siswa kelas 5 yang mengenakan seragam futsal. Selain itu, terdengar beberapa perbincangan siswa mengenai sebuah nama yang sangatlah tidak asing di telinga. Mereka menyebut nama “Bayu Pradana”. Begitu antusiasnya mereka mebicarakan sosok atlet lapangan hijau tersebut.

Kegiatan yang bertemakan coaching clinic ini dimulai dengan penyampaian motivasi dan kiat menjadi pemain bola profesional oleh Bayu.  “Berlatih, bekerja keras,dan berdoa itulah kunci kesuksesan saya. Saya yakin adik adik semua akan lebih sukses dari saya kelak jika tekun,” unkap kapten Mitra Kukar tersebut. Secara umum Bayu berpesan kepada anak-anak tidak ada sesuatu yang tidak mungkin jika kita mau bekerja keras. Terbukti kerja kerasnya membawa hasil.

Setelah memberikan motivasi Bayu menampilkan kepiawaiannya dalam bermain bola dengan skill dan speed luar biasa. Sontak semua mata terpana dan tanpa sadar kedua tangan bertepuk tangan.

Sutomo, Kepala Sekolah menyampaikan bahwa belajar itu bukan hanya IQ, EQ, namun skill juga harus diperhatikan. “SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga dengan beberapa cabang ekstra kurikuler mencoba untuk mengembangkan bakat siswa, salah satunya sepakbola,” ungkap penerima Satya Lencana Pendidikan tersebut.

Ternyata, belajar memang tidak hanya di dalam kelas dan ilmu pengetahuan saja, tetapi di luar kelas salah satunya dengan seorang tokoh yang dapat memotivasi kita untuk menjadi lebih baik dan positif. (MPI Salatiga)