Bupati Karanganyar Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gesung Baru SMP M7 Colomadu

0
39

PWMJATENG.COM, KARANGANYAR – Geliat gerakan Muhammadiyah Pimpinan Cabang Muhammdiyah Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar dinamis, kususnya dalam bidang Amal Usaha Muhammadiyah bidang pendidikan. Setidaknya tercatat ada 11 TK ABA, enam SDM/ MIM dan satu SMP Muhammadiyah sebagai bukti dinamisnya respom warga Muhammadiyah Colomadu terkait pendidikan. Bertempat di Desa Bolon, Kecamatan Colomadu, Rabu (28/10) dilakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru SMP Muhammadiyah 7 Colomadu.

Hadir sekaligus meletakkan batu pertama pembangunan gedung baru tersebut orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar, Juliyatmono kader Muhammadiyah yang dipercaya masyarakat sebagai bupati dua periode. Selain itu turut hadir dan meletakkan batu pertama juga antara lain Ketua PP Muhamamdiyah Ahmad Dahlan Rais, Rektor UMS Sofyan Anif, Bambang Sumarjoko mewakili Dikdasmen PWM Jawa Tengah dan Ngadiyo mewakili PDM Karanganyar.

Dalam laporannya Ketua PCM Colomadu Arif Nashiruddin menyampaikan jika dalam perjalanannya SMP Muhammadiyah 7 Colomadu mengalami pasang surut bahkan pernah mengalami mati suri. “Dalam sejarahnya SMP Muhammadiyah 7 Colomadu didirikan tahun 1978, dalam perjalanannya pernah memiliki beberapa rombel (rombongan belajar) namun pernah juga mengalami masa-masa sulit sejak tahun 1998 hingga puncaknya pada tahun 2019 jumlah siswanya hanya tujuh anak dengan delapan guru” tegas Arif Nashiruddin yang diaminkan Dyah Arum Ripdianti Kepala SMP Mutu Colomadu (nama sebutan SMP Muhammadiyah 7 Colomadu).

“Berbagai upaya revitalisasi sebelumnya pernah dilakukan meskipun belum membuahkan hasil, tahun 2020 ini menjadi kebangkitan (Reborn) bagi SMP Mutu Colomadu dimana saat ini jumlah siswanya menjadi 64 anak” Tambah ketua PCM Colomadu dua periode ini.

Dukungan warga Muhammadiyah Colomadu terkait bangkitnya SMP Mutu salah satunya dibuktikan dengan adanya wakaf tanah oleh ibu Zaidah yang diujudkan untuk pengadaan tanah seluas 2.000 m2 untuk pembangunan gedung baru SMP Mutu.

Dukungan atas pembangunan gedung baru SMP Mutu Colomadu datang dari banyak tokoh yang hadir, mulai dari Rektor UMS yang siap secara kelembagaan “silakan setelah acara ini ketemu di kampus bersama Warek II”, Bupati Juliyatmono yang menyatakan siap membantu menyelesaikan pembangunan “kita akan selesaikan, APBD akan menganggarkan bantuan dan bersama mas Bowo (kader Partai Golkar Colomadu) akan kita selesaikan. Tidak ketinggalan Ketua PP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Rais juga telah menyiapkan “setelah ini panitia ketemu saya, di mobil ada amplop untuk panitia”.

Menurut Kasek SMP Mutu Dyah Arum Ripdianti pembangunan gedung baru membutuhkan dana sekitar 16 milyar.

Sementara itu bupati Juliyatmono mengharapkan lahir kembalinya SMP Mutu Colomadu tidak sekedar sekolah biasa, “saya berharap sekolah ini dikembangkan dengan konsep sekolah pondok pesantren, karena letaknya cukup strategis yang berada dipersimpangan tiga kabupaten yaitu Kabupaten Karanganyar, Boyolali dan Sukoharjo”.

“Siapkan sekolah ini setidaknya seperti yang sudah ada yaitu SMPM Darul Arqom yang mengkombinasikan sekolah dengan pondok pesantren untuk mencetak kader-kader hafidz Qur’an”. Pungkas bupati yang juga ketua PDPM pada jamannya. (MPI PDM Kra – JOe).