Bangun Integritas, PDM Purworejo Kuatkan Ideologi Muhammadiyah

0
506

PURWOREJO – Senyum lepas dan lega terpancar dari raut muka pimpinan majelis dan lembaga Pimpinan Daerah Muhammadiyah Purworejo yang baru terlantik Ahad (7/8/2016) siang di Ruang Seminar Universitas Muhammadiyah Purworejo.
Kepemimpinan ini merupakan hasil dari musyawarah formatur terpilih pada Musyawarah Daerah PDM Purworejo Periode Muktamar ke 47 pada 26-27 Maret 2016 silam. Pelantikan kali ini diadakan secara sederhana dengan pimpinan cabang muhammadiyah dan pimpinan amal usaha muhammadiyah se-kabupaten Purworejo. Akan tetapi, penyelenggaraannya tetap hikmad.
Agenda inti pelantikan dilangsungkan dengan mengambil janji siap sedia Ketua Majelis dan Lembaga dengan jumlah 18 bidang yang dibawahi oleh 13 pimpinan pleno pimpinan. Ikrar pelantikan diikuti oleh seluruh anggota majelis dan lembaga yang berdiri pada tempat duduknya masing-masing karena keterbatasan panggung agenda pelantikan. Pasca sesi pelantikan selesai tamu undangan dipersilahkan memberikan ucapan selamat yang kemudian diikuti dengan penyerahan SK Majelis dan Lembaga sebagai legalitas.
“Hari ini merupakan momentum sejarah dengan penyelenggaraan pelantikan dengan peserta yang cukup besar. Apresiasi untuk pimpinan majelis dan lembaga yang sudah 4 bulan ditetapkan tetapi belum dilantik sudah bekerja dengan maksimal dalam berbagai bidang yang mendesak dan tidak dapat ditunda. Perlu menjadi pemahaman bersama bahwasanya dengan ber-Muhammadiyah kita ber-amal shalih karena yang diperjuangkan itu baik. Setelah pengukuhan hari ini, pimpinan majelis dan lembaga diharapkan segera memetakan program kerja yang telah disepakati dalam Musyda lalu. Program kerjanya dipastikan lintas majelis dan lembaga sehingga sinergisitas dengan bidang yang membawahi dan tujuan bersama dapat dicapai” ujar Drs. H. Pujiono selaku Ketua PDM Purworejo.
Ditekankan pula bahwasanya untuk dapat memajukan Persyarikatan ini salah satu yang terlebih dahulu perlu dimantapkan yaitu ideologi Muhammadiyah bagi pimpinan, anggota dan warga Muhammadiyah. Sehingga dapat terhindar dari perluasan gerakan-gerakan transnasional dan internasional yang akhir-akhir ini merebak pada beberapa tempat. Maka ketika ideologi telah kuat kemajuan persyarikatan terutama amal usahanya dapat terdorong pula serta mendukung pembangunan kabupaten purworejo di semua bidang.
“Ideologi itu harus tertanam kuat dala diri setiap kader. Integritas dan silaturahmi harus terus digalakkan secara massif. Pimpinan harus kuat maka anggota akan semakin mantap. Sekali Muhammadiyah tetap Muhammadiyah” tegasnya.
Kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh H. Dandung Danadi. Untuk selanjutnya pimpinan majelis dan lembaga dipersilahkan mengagendakan masing-masing perencanaan koodinasi internal sesuai dengan kesepakatan bersama. (ahmad musdani)