Anggota Jamaah Pengajian di Wadas Diperiksa Kesehatannya

0
41

PWMJATENG.COM, KENDAL – Pengajian Ahad Pagi didiselenggarakan oleh PRM Wadas, Cabang Plantungan, Kendal masih terbilang muda, dua bulan. Namun keberadaannya semakin meningkat dari jumlah anggota jamaah pengajian, dan untuk meningkatkan pelayanaan kepada anggota pengajian perlu adanya variasi yang diharapkan mampu menjadi nyaman dalam menghadiri pengajian. Salah satu yang dilakukan oleh PRM Wadas adalah melakukan pemeriksaan kesehatan gratis kepada jamaah pengajian pada Ahad (13/9 ) di gedung balai dakwah Wadas.

Ketua PCM Plantungan, H. Irfan mengatakan, kegiatan pemeriksaan kesehatan dapat berjalan karena kerja sama dengan pihak Puskesmas Plantungan. “Kami menyambut baik kegiatan ini. Jadi prinsipnya adalah ngaji dengan badan sehat. Badan sehat untuk ngaji” kata Irfan. Dijelaskan, pemeriksaan yang dilakukan antara lain pemeriksaan gula darah, asam urat, kolesterol. “Syarat untuk diperiksa sangat mudah, yaitu menyerahkan foto copy identitas diri. Hal ini dimaksudkan agar para pasien dapat diketahui identitasnya dan sebagai laporan atas kegiatan ini” imbuhnya.

Bertindak sebagai penceramah adalah Ustadz Sholeh Syaifudin. Beliau menyampaikan pentingnya menciptakan keluarga yang sakinah mawadah warahmah. “Bagi sebuah keluarga, upaya untuk menciptakan keluarga sakinah senantiasa dilakukan dengan sungguh-sungguh, yaitu menjaga martabat dan harga diri, serta mampu menjaga pandangan kepada lawan jenis” ungkap ustadz Sholeh. “Menjaga pandangan lawan jenis dan menutup aurat dengan pakaian yang tidak ketat sebagai salah satu upaya agar hawa nafsu terjaga” lanjutnya.

Mengendalikan nafsu menurut Sholeh tidak hanya berorientasi pada sexsual, tetapi nafsu-nafsu lain juga mampu dikendalikan sehingga kehidupan pribadi maupun rumah tangga dapat berjalan sesuai dengan apa yang dikehandaki oleh Islam. “Makan yang berlebihan atau menggunakan harta tanpa batas adalah sifat nafsu yang dikendalikan oleh setan. Mereka tidak memiliki sifat kemanusian, lebih mementingkan pribadi dan keluarga. Pakaian yang glamor menunjukkan sifat riya’” ungkapnya lagi.

Di bagian akhir Ustadz Sholeh Syaifudin mengajak kepada anggota jamaah untuk mengingat firman Allah dalam Al qur’an Surat Ali Imran ayat 14, ‘Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)’.

Menurutnya, Dijadikan indah pada pandangan manusia kecintaan kepada syahwat, yakni segala yang disenangi serta diingini nafsu sebagai cobaan dari Allah atau tipu daya dari setan yaitu wanita-wanita, anak-anak dan harta yang banyak yang berlimpah dan telah berkumpul berupa emas, perak, kuda-kuda yang tampan atau baik binatang ternak yakni sapi dan kambing dan sawah ladang atau tanam-tanaman. (Dyah/MPI Kendal)