Ajarkan Demokrasi, Muhammadiyah Gelar Debat Calon Kepala Desa Sucen

0
808
Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Desa Sucen, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah mengelar Debat Tebuka dalam bentuk penyampaian visi misi serta program kerja calon kepala desa setempat.

PWMJATENG.COM, MAGELANG – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Desa Sucen, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah mengelar Debat Tebuka dalam bentuk penyampaian visi misi serta program kerja calon kepala desa setempat. Calon Kepala Desa Sucen berjumlah 5 (lima) orang yakni   H. Suratin, Risdiyanto, Muh. Jamal, Sudiharsana dan Rahmad. Kelima calon hadir semua dan menyampaikan visi misinya dihadapan warga.

Para calon menyampaikan program terkait. Program yang disampaikan antara lain terkait menejemen keuangan desa, anti korupsi, peningkatan kualitas pelayanan publik dan ruang partisipasi publik dalam pengambilan kebijakan di desa. Debat yang dihadiri oleh perwakilan warga dari semua dusun yang ada di Desa Sucen dilaksanakan di Aula SMK Muhammadiyah 2 Salam Kabupaten Magelang, Ahad (9/10/2016).

Menurut Ketua PRM Desa Sucen Danadi mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya acara tersebut adalah untuk meningkatkan kualitas kehidupan demokrasi ditingkat lokal khususnya di Desa Sucen dan juga untuk proses pendidikan politik baik bagi warga maupun para calon kepala desa sehingga masing – masing pihak memahami dan menyadari hak dan kewajibannya dalam berdemokrasi. Kemudian juga untuk mendorong partisipasi dan kesadaran warga untuk memilih pemimpin yang baik, berkualitas serta berpihak pada kepentingan masyarakat. Kedepan Muhammadiyah berkomitmen untuk mengawal setiap kebijakan pemerintahan desa.

Danadi menambahkan bahwa Muhammadiyah berharap pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) tidak hanya formalitas semata akan tetapi secara substansi perlu dijadikan media pendidikan politik. Kualitas pelaksanaan pilkades akan menentukan kualitas perjalanan pemerintahan desa mendatang. Oleh karenananya semua pihak perlu berkomitmen untuk tidak melakukan ha-hal yang akan menodai demokrasi seperti politik uang maupun intimidasi serta siap menang dan siap kalah. “Jadikan pilkades ini sebagai kampanye dalam menawarkan gagasan dan ide untuk membangun desa  dari masing – masing calon” katanya didampingi Sekretaris PRM Desa Sucen Fatkhurahman.

Salah satu warga yang hadir, Nur Wahidaturohman Efendi menilai bahwa acara debat dalam bentuk penyampaian visi misi calon kepala desa ini sangat penting karena sebagai warga yang nanti akan menggunakan hak pilihnya perlu mengetahui dan memahami apa yang menjadi visi misi serta program para calon ketika nantinya terpilih menjadi kepala desa. (MPI PDM Kabupaten Magelang)