Berita

Gandeng National Geographic, SD UMS Global Citizen Terapkan Kurikulum Internasional

PWMJATENG.COMSURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi memperkenalkan SD UMS Global Citizen sebagai sekolah dasar berbasis global baru yang mengintegrasikan National Geographic Learning di Kartasura, Surakarta, Kamis (28/5). Melalui langkah ini, pihak kampus berkomitmen mencetak generasi berwawasan dunia yang tetap memegang teguh nilai Islami.

Sekolah dasar berbasis global ini hadir sebagai jawaban nyata atas tingginya kebutuhan pendidikan modern di wilayah Solo Raya. Pihak pengelola membangun institusi ini di Sanggrahan, Pucangan, Kartasura, dengan komitmen kuat. Oleh karena itu, mereka memadukan kecerdasan intelektual, spiritual, dan sosial demi mencetak generasi muda yang berakhlak mulia sekaligus berprestasi.

Pihak universitas pun memberikan dukungan penuh untuk memperkuat visi besar tersebut. Terkait hal ini, Dekan FKIP UMS, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., menjelaskan bahwa lembaga tersebut mengusung misi pembentukan siswa sebagai warga dunia. Selanjutnya, pihak kampus berjanji mengawal mutu akademik sekolah baru tersebut sejak awal berdiri.

“Untuk mewujudkan visi tersebut, sekolah mengembangkan berbagai misi strategis, mulai dari penguatan kurikulum berkualitas, pengembangan karakter, peningkatan keterampilan siswa, hingga penguatan kreativitas dan inovasi dalam proses pembelajaran,” tutur Anam, Kamis (28/5).

Keunggulan Kurikulum Internasional SD

Demi mendukung visi tersebut, pihak manajemen sekolah langsung menerapkan strategi pembelajaran yang adaptif. Kepala Sekolah SD UMS Global Citizen, Nasrul Harahap, S.Pd.I., M.Pd., kemudian menjabarkan keunggulan sekolah yang terletak pada integrasi tiga kurikulum sekaligus. Penggabungan ini melibatkan Kurikulum Pendidikan Muhammadiyah (KPM), Kurikulum Nasional, serta kurikulum internasional.

Selain itu, pihak pengelola memilih National Geographic Learning sebagai mitra internasional mereka. Langkah inovatif ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang ramah terhadap perkembangan zaman. Namun, para siswa tetap akan mendapatkan penanaman nilai-nilai keislaman yang kuat setiap hari.

“Pendekatan ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang adaptif terhadap perkembangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman,” tambah Nasrul.

Program Unggulan dan Fasilitas Global

Selain menawarkan kurikulum internasional SD, sekolah dasar berbasis global ini juga meluncurkan berbagai program akademik mutakhir. Sebagai contoh, manajemen sekolah menghadirkan program profesor mengajar yang melibatkan pakar dari FKIP UMS. Dengan demikian, para siswa akan mendapatkan kualitas pengajaran terbaik langsung dari para ahli pendidikan.

Pihak sekolah juga menciptakan lingkungan pembelajaran berbahasa Inggris (English-speaking environment) untuk membiasakan siswa berkomunikasi aktif. Sementara itu, untuk menyalurkan bakat non-akademik, manajemen menyediakan persiapan olimpiade sains internasional serta beragam kegiatan ekstrakurikuler.

Melalui pelaksanaan sistem penerimaan murid baru SD ini, sekolah baru di bawah naungan UMS tersebut siap menjawab tantangan zaman. Akhirnya, kehadiran lembaga ini akan menjadi standar baru bagi dunia pendidikan dasar di Surakarta dan sekitarnya.

Kontributor : Maysali
Editor:  Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/