Berita

Reuni Akbar VII IKAPA Semarang, Pererat Silaturahmi dan Bantu Panti Asuhan

PWMJATENG.COM, Semarang (28/32026) — Reuni Akbar VII Ikatan Alumni Panti Asuhan Muhammadiyah ‘Aisyiyah (IKAPA) Semarang digelar di Panti Asuhan Muhammadiyah atau LKSA Muhammadiyah Tlogosari, Semarang, sebagai ajang silaturahmi sekaligus wujud kepedulian nyata kepada panti asuhan.

Kegiatan rutin dua tahunan ini berlangsung hangat dan dihadiri sekitar 70 persen dari total undangan yang telah disebarkan. Para alumni hadir untuk mempererat kebersamaan serta mengenang masa-masa kebersamaan selama tinggal di panti asuhan.

Ketua panitia, Muzazin, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara tersebut. Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi para alumni dalam memperkuat tali silaturahmi.

Bukan Sekadar Nostalgia

Ketua IKAPA Semarang, Suharno, menegaskan bahwa reuni ini bukan hanya ajang temu kangen. Menurut dia, pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk mengenang perjuangan dan keprihatinan yang pernah dilalui bersama.

Ia mengajak seluruh peserta menjadikan suasana halal bihalal sebagai ruang untuk saling memaafkan. Selain itu, ia berharap reuni ini menjadi titik awal untuk bersama-sama membesarkan panti asuhan agar semakin bermanfaat bagi masyarakat.

Dorongan Aksi Nyata untuk Panti

Tuan rumah kegiatan, Syamsudin, menyampaikan gagasan gerakan infak Rp10.000 guna mendukung keberlangsungan panti asuhan. Gagasan itu disambut sebagai bentuk kepedulian nyata alumni terhadap lembaga yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup mereka.

Ia juga menjelaskan bahwa istilah panti asuhan di lingkungan PP Muhammadiyah kini dikenal sebagai Muhammadiyah Children Center (MCC). Sementara itu, dalam istilah pemerintah, lembaga tersebut disebut Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA).

Selain itu, Syamsudin menginformasikan rencana kegiatan kemah dalam rangka Jambore se-Jawa Tengah yang akan dilaksanakan di Kebumen pada Juni mendatang.

Tausiyah dan Penyerahan Donasi

Dalam tausiyah singkat, Faisal, anak asuh aktif yang saat ini duduk di kelas 3 SMA/SMK sederajat, menyampaikan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah dan sesama manusia.

Ia menjelaskan bahwa dalam ajaran Islam terdapat dua hubungan utama, yakni hablum minallah dan hablum minannas. Melalui pesan tersebut, ia mengajak seluruh peserta untuk menurunkan ego dan saling memaafkan.

Pada kesempatan itu, IKAPA juga menyerahkan donasi kepada panti asuhan. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ketua IKAPA sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan program pengasuhan.

Perkuat Kebersamaan Alumni

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi berbagi cerita nostalgia dari perwakilan masing-masing angkatan. Suasana hangat terasa ketika para alumni mengenang kisah kebersamaan, perjuangan, dan pengalaman hidup selama berada di panti asuhan.

Reuni Akbar VII IKAPA Semarang diharapkan semakin mempererat hubungan antaralumni dan keluarga besar panti asuhan. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mendorong kontribusi nyata dalam mendukung perkembangan panti asuhan agar semakin memberi manfaat bagi masyarakat luas.

Kontributor: Taufik Rohman
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/