Perkuat Cabang & Ranting: UMP Terjunkan 54 Mubaligh Unggulan ke Medan Dakwah Ramadhan

PWMJATENG.COM, PURWOKERTO – Asrama Unggulan K.H. Abu Dardiri Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak kader dakwah yang mumpuni. Sebanyak 54 Mubaligh-Mubalighot resmi dilepas dalam program Mubaligh Dakwah Ramadhan (MDR) ke-5 untuk mengabdi di berbagai titik Cabang dan Ranting Muhammadiyah selama bulan suci 1447 H.
Prosesi pelepasan yang berlangsung khidmat di Hall Gedung A pada Rabu (25/2) ini dipimpin langsung oleh jajaran Pimpinan Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI) UMP serta dihadiri oleh perwakilan takmir masjid mitra.
Direktur Asrama, Ustaz Bruri Abdussalam, Lc., M.A., dalam sambutannya memberikan analogi mendalam dengan mengaitkan program ini pada spirit Nabi Ibrahim AS. Menurutnya, melepas mahasantri ke medan dakwah adalah bentuk keyakinan bahwa Allah akan menjaga dan menumbuhkan buah kebaikan dari setiap perjuangan.
“Pelepasan ini bukan sekadar agenda tahunan. Ada nilai keikhlasan dan keberanian untuk melepas para kader ke tengah masyarakat, meyakini bahwa dari perjuangan ini akan lahir kader-kader yang siap mengabdi untuk persyarikatan, bangsa, dan agama,” tegas Ustaz Bruri.
Senada dengan itu, Ketua LPPI UMP, Dr. Asep Daud Kosasih, M.Ag., menekankan pentingnya kaderisasi yang kokoh sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW. Beliau memaparkan bahwa kesuksesan Nabi Muhammad tidak hanya pada masa kepemimpinannya, tetapi pada kemampuannya menyiapkan generasi penerus yang mampu membawa pengaruh Islam hingga ke seluruh penjuru dunia.
“Semangat, kedisiplinan, dan kesungguhan kalian adalah modal penting. Teruslah menjaga komitmen dan integritas. Kalian adalah duta perubahan yang membawa misi risalah Islam berkemajuan,” pesan Dr. Asep kepada para mahasantri.
Hadirnya pimpinan universitas, termasuk perwakilan Biro Kemahasiswaan dan Alumni serta jajaran LPPI, menunjukkan bahwa program MDR merupakan bagian dari cita-cita besar UMP dalam membangun kaderisasi yang terstruktur dan berkesinambungan.
Melalui program ini, 54 mahasantri diharapkan tidak hanya mengisi mimbar-mimbar masjid, tetapi juga menjadi motor penggerak ranting-ranting Muhammadiyah agar semakin berdaya dan mencerahkan semesta.
Kontributor: Drt | Chy
Editor: Al-Afasy



