PASHMINA Nasyiatul Aisyiyah Temanggung Layani 520 Siswa SMA Muhammadiyah

PWMJATENG.COM, Temanggung — Pimpinan Daerah dan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (NA) Temanggung menggelar program Pelayanan Kesehatan Remaja (PASHMINA) di SMA Muhammadiyah Temanggung pada Jumat–Sabtu, 17–18 April 2026. Program ini diikuti 520 siswa kelas X dan XI untuk meningkatkan kesadaran kesehatan remaja sejak dini.
PASHMINA Nasyiatul Aisyiyah Temanggung merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada edukasi kesehatan remaja, perempuan, dan anak. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan, konseling kesehatan, konseling psikologi, serta edukasi gaya hidup sehat.
Ketua NA Temanggung, Sri Mutinah, S.Pd., mengatakan bahwa PASHMINA dihadirkan sebagai ruang pendampingan bagi remaja agar lebih peduli terhadap kesehatan fisik dan mental. Menurutnya, kesehatan remaja menjadi fondasi penting dalam membangun generasi masa depan yang berkualitas.
Motivasi Ibadah dan Pembentukan Kecerdasan Diri
Pada hari pertama, kegiatan diisi dengan sesi motivasi oleh Ustaz Suwondo, M.Pd. Ia mengajak siswa membangun kebiasaan ibadah sebagai bagian dari pembentukan kecerdasan diri.
“Remaja yang ingin tumbuh cerdas hendaknya rajin beribadah, terutama salat. Dalam gerakan sujud, aliran darah mengalir lebih optimal ke otak,” ujarnya.
Ia menambahkan, ibadah tidak hanya berdampak secara spiritual, tetapi juga memberi manfaat bagi kesehatan tubuh.
Empat Pos Layanan Kesehatan Remaja
Memasuki hari kedua, PASHMINA Nasyiatul Aisyiyah Temanggung difokuskan pada layanan kesehatan melalui empat pos pemeriksaan. Pos pertama meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar lengan atas, serta tekanan darah untuk mengetahui status gizi dan kondisi kesehatan siswa.
Pos kedua berisi edukasi kesehatan remaja, termasuk kesehatan reproduksi, gizi, serta perilaku hidup bersih dan sehat. Pos ketiga menyediakan layanan konseling kesehatan untuk membahas hasil pemeriksaan dan keluhan umum siswa. Adapun pos keempat menghadirkan konseling psikologi sebagai ruang aman bagi siswa untuk berbagi dan memperoleh pendampingan mental.
Kegiatan ini juga melibatkan siswa Palang Merah Remaja (PMR) SMA Muhammadiyah Temanggung sebagai petugas. Pelibatan tersebut memberi pengalaman praktik langsung di bidang layanan kesehatan.
Salah satu peserta, Assyifa Nabila Fathurrizki, siswi kelas XI, mengaku memperoleh wawasan baru dari program ini.
“ Saya jadi tahu kondisi tubuh saya, seperti tinggi badan, berat badan, dan tekanan darah apakah normal atau tidak,” ungkapnya.
Senada, Serlina, siswi lainnya, mengatakan bahwa ia dapat mengetahui kondisi kesehatannya, termasuk tekanan darah rendah dan kadar hemoglobin yang kurang.
Sekolah Apresiasi Program PASHMINA
Kepala SMA Muhammadiyah Temanggung, Eni Nur Rofiah, S.Pd., M.M., mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, PASHMINA Nasyiatul Aisyiyah Temanggung memberi dampak signifikan bagi siswa, tidak hanya dalam layanan kesehatan, tetapi juga sebagai sarana edukasi yang aplikatif.
“Program ini sangat membantu sekolah dalam memberikan pemahaman kesehatan kepada siswa. Selain itu, pelibatan PMR juga menjadi nilai tambah dalam pembentukan karakter dan kepemimpinan siswa,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi antara sekolah dan Nasyiatul Aisyiyah dapat terus berlanjut dan diperluas. Melalui sinergi tersebut, diharapkan terwujud generasi remaja yang sehat secara jasmani dan rohani serta memiliki akhlak mulia.
Program PASHMINA Nasyiatul Aisyiyah Temanggung menjadi bukti komitmen organisasi dalam mendukung pembangunan kesehatan generasi muda. Ke depan, program ini diharapkan menjangkau lebih banyak remaja dan memberi dampak yang lebih luas di tengah masyarakat.
Editor: Al-Afasy



