Sentuh Jiwa Kemanusiaan, PK IMM Kedokteran UMP Galang Donasi Bencana Gempa NTT
PWMJATENG.COM, PURWOKERTO — Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) bergerak cepat menggalang donasi bencana gempa NTT. Aksi sosial bertajuk “Jumat Berkah dan Open Donasi untuk NTT” ini hadir sebagai langkah nyata menyikapi krisis kemanusiaan di Nusa Tenggara Timur.
Para mahasiswa mengumpulkan bantuan tersebut untuk menyokong kebutuhan mendesak para penyintas pascabencana. Inisiatif ini bermula dari peristiwa gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Flores pada 15 Agustus 2026. Bencana alam tersebut mengakibatkan krisis air bersih berkepanjangan bagi warga lokal.
Aksi Nyata Kader Kedokteran UMP
Para relawan membagi agenda penghimpunan dana dalam dua gelombang utama. Tahap pertama berlangsung secara daring pada 24–26 Agustus 2026 dengan perolehan dana sebesar Rp480.000,00. Selanjutnya, panitia menggabungkan hasil tersebut bersama sumbangan seluruh organisasi mahasiswa FK UMP.
Tahap kedua berjalan berdampingan dengan aksi pembagian makanan gratis pada 18 September 2026. Kegiatan tatap muka ini berhasil mengumpulkan tambahan dana senilai Rp2.191.901,00. Panitia menyalurkan seluruh hasil penggalangan donasi bencana gempa NTT ini melalui lembaga zakat resmi LAZISMU.
Ketua Umum PK IMM Kedokteran UMP, Naila Fauzia Alfurosia, menegaskan pentingnya aksi ini sebagai wujud Tri Kompetensi Dasar IMM. Ia menilai agenda ini memicu sensitivitas sosial para calon tenaga medis sejak dini.
“Kegiatan ini menjadi cara sederhana bagi kami untuk hadir dan berbagi kepada saudara yang membutuhkan. Kami belajar untuk lebih peka, peduli, dan mau bergerak bersama,” kata Naila saat menyampaikan tanggapannya.
Dukungan Gerakan Kemanusiaan Muhammadiyah
Langkah mahasiswa FK UMP ini memperkuat gerakan kemanusiaan berskala nasional yang diusung Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Melalui instruksi resmi, jaringan persyarikatan menggerakkan potensi infak untuk membantu daerah terdampak gempa bumi Flores NTT.
Hingga awal September 2026, LAZISMU Muhammadiyah telah menghimpun dana publik lebih dari Rp6 miliar. Pengelola menyalurkan sebagian besar dana tersebut untuk mendirikan rumah sakit lapangan serta posko kesehatan darurat. Selain itu, jaringan relawan MDMC menerjunkan tim medis bergerak guna menjangkau lokasi pengungsian terisolasi.
Aksi tanggap darurat ini membuktikan komitmen civitas akademika dalam merawat nilai kemanusiaan. Penyaluran donasi bencana gempa NTT dari kampus UMP menjadi bukti nyata keberpihakan mahasiswa terhadap penanganan dampak bencana alam di Tanah Air.
Kontributor: Ilyas Fachriansyah
Editor: Akmal



