Muktamar XVI Tapak Suci di Semarang: Tiga Tokoh Wonosobo Resmi Dilantik Jadi Pendekar Kehormatan
PWMJATENG.COM, SEMARANG – Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah melantik tiga tokoh Wonosobo sebagai Pendekar Kehormatan saat pembukaan Muktamar XVI Tapak Suci di Semarang. Momen bersejarah ini berlangsung meriah di Lapangan Simpang Lima pada 6–9 Agustus 2026.
Perhelatan akbar ini menyedot perhatian publik secara luas. Sebelas ribu kader dan pendekar dari berbagai daerah memadati lokasi acara. Mereka berkumpul untuk menghadiri agenda utama pembukaan muktamar tersebut.
Sejumlah tokoh nasional turut meramaikan gelaran Muktamar XVI Tapak Suci di Semarang. Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekretaris Umum Abdul Mu’ti hadir memimpin jajaran pimpinan. Utusan Khusus Presiden Muhadjir Effendy serta Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo juga tampak di lokasi. Selain itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi ikut menyaksikan kemeriahan pembukaan acara ini.
Tiga Tokoh Wonosobo Raih Pengakuan
Pimpinan Daerah Tapak Suci Wonosobo mencatatkan kebanggaan besar dalam ajang ini. Tiga tokoh daerah mereka resmi menyandang gelar Pendekar Kehormatan kategori Dewasa, Muda, dan Madya. Pelantikan ini menegaskan kontribusi besar tokoh daerah bagi perkembangan Tapak Suci Muhammadiyah.
Para penerima gelar kehormatan tersebut mencakup tokoh agama, legislator, hingga akademisi. Bambang Wen saat ini aktif memimpin PDM Wonosobo. Azis Subekti berkiprah di tingkat nasional sebagai Anggota DPR RI. Sementara itu, Ahmad Darmawan mengabdi sebagai Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Para pimpinan memberi pesan mendalam selama pelaksanaan Muktamar XVI Tapak Suci di Semarang. Mereka mendorong seluruh pendekar untuk terus memperkuat karakter melalui seni bela diri Muhammadiyah yang berlandaskan iman dan takwa.
Pelaksanaan Muktamar XVI Tapak Suci di Semarang ini sekaligus menjadi pijakan strategis organisasi. Muhammadiyah mengarahkan Tapak Suci agar terus berkonsolidasi secara nasional. Langkah ini memperkuat komitmen Tapak Suci untuk tumbuh menjadi organisasi yang mandiri, modern, dan mendunia.
Kontributor: Rudyspramz
Editor: Al-Afasy



