Berita

Aksi Simpatik Stand Kopi Gratis Pemuda Muhammadiyah Ludeskan 300 Porsi dalam 3 Jam di Rapimwil Jateng

PWMJATENG.COM, KOTA MAGELANG — Stand kopi gratis Pemuda Muhammadiyah diserbu ratusan peserta Rapimwil PWPM Jateng di SMK Mutual Magelang. 300 porsi ludes dalam 3 jam!

Aroma harum biji kopi mendadak menyeruak di tengah padatnya agenda Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah. Kehadiran stand kopi gratis Pemuda Muhammadiyah Kota Magelang mendadak menjadi pusat perhatian peserta yang memadati lokasi acara di SMK Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang, Ahad (6/9/2026).

Para kader muda turun langsung menyeduh dan menyajikan minuman hangat ini untuk menyambut rombongan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) se-Jawa Tengah. Kehadiran racikan kopi lokal tersebut berhasil menghadirkan suasana hangat di sela-sela forum konsolidasi organisasi yang berlangsung ketat.

Ludeskan 300 Porsi dalam Hitungan Jam

Antusiasme peserta forum terbukti sangat tinggi sepanjang jalannya acara. Tim penyeduh bahkan mencatat stand kopi gratis Pemuda Muhammadiyah berhasil meludeskan 300 porsi minuman hanya dalam jangka waktu kurang dari tiga jam.

Ketua PDPM Kota Magelang, Fury Fariansyah, menyebut aksi simpatik ini bermula dari gagasan murni para anggota yang menggeluti dunia barista. Pengurus daerah langsung menyetujui ide kreatif tersebut untuk menyambut kedatangan para tamu undangan dari berbagai kabupaten dan kota.

“Ini inisiasi dari kader Pemuda Muhammadiyah yang suka meracik kopi. Melihat idenya bagus, kami kemudian langsung mengeksekusinya,” ujar Fury di sela kegiatan Rapimwil PWPM Jateng tersebut.

Selain menyajikan olahan biji kopi pilihan, panitia juga menyediakan varian minuman cokelat manis. Pilihan alternatif ini menjadi solusi tepat bagi para peserta forum yang tidak bisa mengonsumsi kafein.

Penguatan Kaderisasi Berbasis Passion

Langkah menghadirkan stand kopi gratis Pemuda Muhammadiyah ini menyimpan makna mendalam bagi perjalanan organisasi. Sekretaris PDPM Kota Magelang, Taufiq Ardianto, menegaskan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata kaderisasi berbasis passion.

Satu di antara kader yang menggerakkan aksi ini adalah Akbar, seorang pemuda yang memiliki kecintaan mendalam terhadap seni meracik kopi. Akbar mempersiapkan seluruh peralatan hingga bahan baku secara mandiri dengan semangat kebersamaan yang tinggi.

“Ini merupakan bagian dari upaya merawat kaderisasi berbasis minat dan bakat. Mas Akbar menyiapkan segalanya dengan penuh semangat, membuktikan bahwa berorganisasi itu soal rasa cinta dan ruang untuk mewadahinya,” kata Taufiq.

Inovasi sederhana melalui stand kopi gratis Pemuda Muhammadiyah ini sukses memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta Rapimwil. Racikan secangkir kopi hangat tak hanya melepas dahaga, tetapi juga terbukti efektif menjalin silaturahmi antar-kader Muhammadiyah se-Jawa Tengah.

Kontributor: Fury Fariansyah
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *