Kolom

Bukan Sekadar Tukang Posting, Tapi Menguatkan Narasi Gerakan Kader Daerah, Cabang dan Ranting

Oleh: Ir. Joko Triyanto, S.Kom., M.Kom., M.Pd.I.
Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah

وَقُلِ اعۡمَلُوۡا فَسَيَرَى اللّٰهُ عَمَلَكُمۡ وَرَسُوۡلُهٗ وَالۡمُؤۡمِنُوۡنَؕ وَسَتُرَدُّوۡنَ اِلٰى عٰلِمِ الۡغَيۡبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمۡ بِمَا كُنۡتُمۡ تَعۡمَلُوۡنَۚ‏ ١٠٥

“Dan katakanlah, ‘Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada Allah Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.’”
QS. At-Taubah: 105

Ayat ini menggugah kita semua bahwa setiap kerja, kegiatan, dan amal yang kita lakukan memiliki arti dan makna. Selanjutnya, tinggal bagaimana kita menyikapi dan menyampaikannya secara positif dan baik, agar setiap kegiatan yang baik tersebut dapat dirasakan manfaatnya secara lebih luas.

Alhamdulillah, saya mendapat kesempatan untuk ngobrol, berdiskusi, dan berinteraksi dengan beberapa teman Ranting, Cabang, dan Daerah Pemuda Muhammadiyah. Dari forum kecil dan obrolan santai tersebut, ada beberapa hal yang sering muncul. Salah satunya adalah bahwa kegiatan-kegiatan di akar rumput, baik di tingkat daerah, cabang, maupun ranting, berjalan dengan penuh kegembiraan dan semangat. Akan tetapi, tidak banyak diketahui oleh khalayak umum, bahkan oleh sesama kader sendiri.

Gaungnya belum terasa luas, padahal kegiatannya ada. Gerakannya juga jelas ada kebermanfaatannya.

Dari obrolan tersebut, saya mulai berpikir dan merenung bahwa peran dan andil bidang Kominfo sebaiknya tidak dipahami hanya sebagai “tukang posting” saja. Bidang ini bukan sekadar mengunggah kegiatan atau dokumentasi di media sosial. Perannya bisa lebih dari itu, yaitu menguatkan narasi gerakan dan mengangkat apa yang sudah dilakukan para kader di lapangan, agar dapat menjadi inspirasi, menghubungkan, dan menguatkan antarkader di mana pun berada.

Banyak sekali kegiatan di daerah, cabang, dan ranting yang sebenarnya memiliki dampak luar biasa dan relevan dengan kondisi terkini. Akan tetapi, karena kurang terpublikasi dengan baik, maka seolah-olah tidak ada kegiatan dan tidak terjadi apa-apa.

Energi kebersamaan itu akan muncul jika narasi gerakan diangkat dengan baik dan tepat. Banyak kader di daerah lain dapat belajar, terinspirasi, termotivasi, hingga dapat mereplikasi hal-hal baik tersebut. Peran Bidang Kominfo Daerah, Cabang, dan Ranting bisa menjadi jembatan untuk menghubungkan kegiatan atau kerja-kerja kecil menjadi gerakan yang terasa sangat besar dampaknya.

Pekerjaan ini tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Kominfo Wilayah tidak bisa berjalan sendiri tanpa kerja sama dengan Kominfo di daerah, cabang, dan ranting. Begitu pula Bidang Kominfo tidak bisa berjalan sendiri secara maksimal tanpa dukungan Pimpinan Harian, bidang lain, serta anggota.

Butuh kerja sama dan kesadaran bersama bahwa agenda dan kegiatan sekecil apa pun mempunyai nilai yang berdampak positif jika dikelola dengan narasi yang baik. Hal ini dilakukan untuk menguatkan semangat gerakan semua kader Pemuda Muhammadiyah, bukan sekadar pencitraan seorang kader saja.

Dengan penuh harapan, semoga ke depan peran bidang Kominfo di dalam struktur Pemuda Muhammadiyah dapat menjadi semakin kuat dan menjadi bagian penting dalam menghidupkan gerakan dengan narasi yang baik dan tepat. Kegiatan kader di daerah, cabang, dan ranting tidak sekadar berjalan dan berlalu begitu saja, tetapi juga dapat dihargai, dirasakan, memberi dampak, serta menginspirasi.

Ke depan, semoga peran Kominfo yang bekerja sama dengan semua bidang dan kader, baik daerah, cabang, maupun ranting di lingkungan Pemuda Muhammadiyah, bisa semakin kuat. Bukan hanya sebagai pelengkap struktur, melainkan perlu dipahami sebagai bagian penting dalam menghidupkan gerakan.

Dengan narasi yang tepat, kerja-kerja kader di daerah, cabang, dan ranting tidak hanya berjalan, tetapi juga dirasakan, dihargai, dan menginspirasi banyak pihak yang lebih luas. Semua itu tentu perlu dukungan dari semua pimpinan harian, bidang lain, serta daerah, cabang, dan ranting agar menghasilkan narasi gerakan sesuai harapan.

Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://middlepassage.dei.uc.pt/https://privacycolab.dei.uc.pt/https://cmd.dei.uc.pt/https://henrique.dei.uc.pt/
https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://simseam.ft.uns.ac.id/https://sipil.ft.uns.ac.id/slot gacorhttps://aku.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/slot gacorhttps://akperstg.ac.id/https://fisip.uisu.ac.id/https://lppm.isi-ska.ac.id/
https://hormon-osteoporosezentrum.de/judi bolahttps://saopaulodeolivenca.am.gov.br/slot gacorzonawin777zonawin777Pkv games