Lewat Radio Purwodadi FM, PPK Ormawa IMM Ahmad Dahlan UNIMUS Bagikan Kisah Sukses Pemberdayaan UMKM Desa
PWMJATENG.COM, GROBOGAN – Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) membagikan kisah sukses mereka di Radio Purwodadi FM. Selasa (4/8/2026), mereka tampil sebagai narasumber inspiratif. Tim ini memaparkan program unggulan terkait pemberdayaan UMKM desa di Taruman, Kabupaten Grobogan. Siaran ini mengedukasi warga tentang inovasi mahasiswa memajukan ekonomi lokal.
Siaran radio tersebut mengusung konsep diskusi interaktif yang menarik. Tim PPK Ormawa UNIMUS menceritakan pengalaman langsung mereka di lapangan. Mereka juga membeberkan sejumlah inovasi pemberdayaan UMKM desa kepada publik. Melalui dialog ini, penyiar mengajak pendengar mengenal aksi nyata pengabdian mahasiswa.
Strategi Pemasaran Digital
Dalam siaran ini, mahasiswa mengenalkan program andalan bernama DIGITARUM atau Digital Taruman. Program unggulan ini fokus mendongkrak pemasaran digital pelaku usaha setempat. Selain itu, mereka meluncurkan INOTARUM untuk mengolah produk unggulan berbasis potensi desa. Mahasiswa juga melatih warga mengelola keuangan dan memasarkan produk secara daring.
Diskusi mengalir lancar menuju topik kolaborasi lintas sektor yang strategis. Mahasiswa menegaskan pentingnya sinergi antara kampus, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kolaborasi ini bertujuan menciptakan pemberdayaan UMKM desa yang berkelanjutan. Radio Purwodadi FM sukses memberi gambaran utuh kiprah mahasiswa di desa.
Membangun Kemandirian Warga
Ketua Tim PPK Ormawa UNIMUS 2026, Aji Hildan Ferdiansyah, memberikan tanggapannya. Ia menyebut siaran ini sukses memperluas jangkauan publikasi program tersebut. Selanjutnya, Aji mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung pengembangan potensi desa bersama-sama.
“Kami sangat mengapresiasi fasilitas dari Radio Purwodadi FM,” ujar Aji. Ia berharap publik makin mengenal aksi nyata pemberdayaan UMKM desa ini. Lebih lanjut, Aji ingin warga termotivasi memanfaatkan teknologi dan terus berinovasi.
Siaran berdurasi hangat itu memantik antusiasme warga secara signifikan. Pendengar aktif melempar pertanyaan seputar tantangan inovasi mahasiswa di lapangan. Akhirnya, tim mahasiswa berharap langkah strategis pemberdayaan UMKM desa ini meluas. Sinergi yang kuat pasti mewujudkan pembangunan desa yang inovatif dan mandiri.
Kontributor: Aji Hildan Ferdiansyah
Editor: Al-Afasy



