Belajar dari Kisah Fir’aun, Ramzidhia Ajak Jamaah Masjid Al-Istiqomah Menjauhi Kesombongan

PWMJATENG.COM, JEPARA — Jamaah Masjid Al-Istiqomah Tahunan mendapat penguatan nilai keimanan melalui tausiyah yang disampaikan kader muda masjid, Ramzidhia Alifadhil Razaan, dalam kultum pada Senin (15/12/2026). Dalam penyampaiannya, ia mengajak jamaah menjauhi sifat sombong dengan mengambil pelajaran dari kisah Fir’aun.
Ramzidhia menegaskan bahwa kisah-kisah dalam Al-Qur’an bukan sekadar catatan sejarah, melainkan peringatan yang tetap relevan sepanjang zaman.
“Kisah Fir’aun mengajarkan kepada kita bahwa sebesar apa pun kekuasaan yang dimiliki manusia, tidak akan mampu menandingi kehendak Allah. Kesombongan hanya akan membawa pada kehancuran,” ujarnya di hadapan jamaah.
Pelajaran dari kisah Fir’aun
Dalam tausiyahnya, Ramzidhia menjelaskan bahwa Fir’aun digambarkan dalam Al-Qur’an sebagai sosok yang sangat angkuh, bahkan berani mengaku sebagai tuhan. Hal itu sebagaimana disebutkan dalam Surah An-Nazi’at ayat 24.
Ia juga memaparkan bahwa sebelum datangnya azab, Allah telah memberikan berbagai peringatan kepada Fir’aun dan kaumnya, seperti topan, belalang, kutu, katak, hingga air yang berubah menjadi darah. Namun, semua peringatan itu tidak membuat mereka kembali kepada kebenaran.
Menurutnya, dari kisah tersebut terdapat sejumlah hikmah penting yang dapat diambil. Di antaranya, kebenaran pada akhirnya akan mengalahkan kebatilan, kesombongan menjadi sebab kehancuran, dan pertolongan Allah akan datang kepada orang-orang yang beriman.
“Karena itu, kita harus menjaga hati agar tidak sombong. Harta, jabatan, dan kekuasaan hanyalah titipan. Tanpa iman dan ketakwaan, semua itu justru bisa menjadi jalan menuju kebinasaan,” tuturnya.
Pengingat untuk menjaga kerendahan hati
Tausiyah yang disampaikan dengan bahasa sederhana namun sarat makna itu membuat jamaah tampak khusyuk menyimak hingga akhir. Kultum tersebut menjadi pengingat bahwa kerendahan hati dan ketundukan kepada Allah merupakan kunci keselamatan dalam kehidupan.
Kontributor: Muslim
Editor: Al-Afasy



